Seorang Pendaki yang Hilang Usai Mengikuti Upacara Bendera di Gunung Bawakaraeng Berhasil Diselamatkan

Akhirnya berhasil ditemukan tim SAR Gabungan saat melakukan penyisiran di Gunung Bawakaraeng. Ahamdulillah, ditemukan dalam keadaan selamat

Bella
Sabtu, 20 Agustus 2022 | 06:30 WIB
Seorang Pendaki yang Hilang Usai Mengikuti Upacara Bendera di Gunung Bawakaraeng Berhasil Diselamatkan
Tim SAR Gabungan bersiap menyelamatkan seorang pendaki yang sebelumnya dikabarkan hilang usai mengikuti upacara bendera hari kemerdekaan 17 Agustus 2020 di Gunung Bawakaraeng, Sulawesi Selatan, Jumat (19/8/2022). ANTARA/HO/Dokumentasi Basarnas Sulsel.

SuaraKalbar.id - Seorang pendaki yang dikabarkan hilang setelah mengikuti Upacara Bendera 17 Agustus 2022 di Gunung Bawakaraeng, berhasil ditemukan tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Sulawesi Selatan dalam keadaan selamat.

"Pendaki atas nama Nhiel atau Lukman akhirnya berhasil ditemukan tim SAR Gabungan saat melakukan penyisiran di Gunung Bawakaraeng. Ahamdulillah, ditemukan dalam keadaan selamat," kata Kepala Kantor Basarnas Sulsel, Djunaidi di Makassar, Jumat.

Dirinya menjelaskan, korban awalnya mengikuti Upacara Bendera Hari Kemerdekaan di puncak Gunung Bawakaraeng. Korban berangkat pada Rabu (17/8), namun dalam perjalanan pulang diduga tersesat hingga tidak tahu arah menuju pos pulang.

Selanjutnya, berdasarkan informasi yang berkembang, korban dinyatakan hilang.

Baca Juga:Lima Keluarga Asal Bantul Diberangkatkan ke Mahalona dalam Program Transmigrasi

Tim SAR Gabungan langsung bergerak melakukan pencarian hingga akhirnya ditemukan berada di antara pos tiga dan pos dua gunung setempat.

Saat ditemukan, korban dalam keadaan lelah dan linglung karena sudah berada di tempat itu selama dua hari.

"Dia ditemukan dalam keadaan lelah dan kelaparan, dan tim SAR gabungan langsung melakukan evakuasi ke Desa Bulu Balea untuk dilakukan penanganan medis. Karena korban telah ditemukan maka operasi SAR di nyatakan ditutup," kata Djunaidi.

Sebelumnya, korban merupakan salah satu peserta yang mengikuti upacara bendera 17 Agustus 2022 di puncak gunung tersebut. Namun saat menuju pulang, korban tersesat dan dikabarkan hilang. Ia sempat bertahan dua hari di gunung itu.

Dari data Basarnas Sulsel di Pos Siaga Merah Putih di pos satu Lembbana, per 17 Agustus 2020, tercatat jumlah pendaki yang berada di Gunung Bawakaraeng untuk melaksanakan upacara bendera sebanyak 2.065 orang.

Baca Juga:Gadis Cantik Asal Cianjur Hilang Usai Bertemu Dengan Pria Yang Baru Dikenalnya

Pendaki yang mengikuti upacara bendera di puncak gunung sebanyak 788 orang dan di perut gunung, Lembah Ramma sebanyak 1.227 orang. Untuk jalur naik ke gunung tersebut berada di pos satu tepatnya di Lembbana, Kabupaten Gowa dan Tassoso di Kabupaten Sinjai. (Antara)

News

Terkini

Kemarin sudah melapor karyawan dari Saudara R, kemudian kita sudah melakukan cek Tempat Kejadian Perkara (TKP), kemudian kita membuat laporan polisi

News | 19:06 WIB

Pada persidangan ini kami mengajak semua pihak dan publik untuk bisa mengawal bersama proses hukum ini

News | 18:55 WIB

Masalah sanksi bukan wewenang kami, kami hanya menginformasikan kepada masyarakat yang tidak menjadi bagian partai politik silahkan memberikan tanggapan masyarakat

News | 17:23 WIB

Sudah 5 tahun, tapi sampai sekarang belum ada perbaikan

News | 16:58 WIB

Sehingga di hari bersejarah ini, saya tetap menjalankan program-program kerakyatan dengan mengayomi para janda tua sehingga itu lebih bermakna

News | 16:47 WIB

Nanti akan dilakukan lagi manakala semua yang berkepentingan ini telah kita periksa

Lifestyle | 15:47 WIB

Saya pesan kepada pengacara untuk cari jalan terbaik demi masa depan anak-anak

News | 15:31 WIB

Kalo anak saya memang salah, kalo dia ngerusak, ngerusuh, saya gakpapa, beneran. Tapi posisi anak saya gak ngapa-ngapain. Saya yang menyesali itu

News | 14:55 WIB

Dah jelas tertulis ada prok bone kok di cap HALAL

News | 14:44 WIB

Untuk pemeriksaan saksi-saksi dari panitia pelaksana tentunya akan berlanjut sampai besok

News | 13:48 WIB

Diharapkan pemkab Sintang meningkatkan kesiapsiagaan bencana banjir dengan berbagai langkah pencegahan terutama daerah titik rawan banjir

News | 12:47 WIB

Terhadap yang lain, CP, IW, dan BW di Bareskrim Polri

News | 12:06 WIB

Ibu-ibu motornya mogok di jalan Tanjung Pura, terus di bantu bapak tentara, hingga motornya bisa nyala dan jalan lagi

News | 11:59 WIB

Tak lama kemudian, tampak Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi keluar dari ruang pemeriksaan kesehatan pukul 10.05 WIB menuju elevator Bareskrim Polri.

News | 11:32 WIB
Tampilkan lebih banyak