Aktivitas Masyarakat di Kecamatan Satui Tanah Bumbu Mulai Normal Pasca Banjir

Banjir di Kecamatan Satui yang terjadi sejak seminggu yang lalu kini sudah surut,

Bella
Rabu, 12 Juni 2024 | 14:40 WIB
Aktivitas Masyarakat di Kecamatan Satui Tanah Bumbu Mulai Normal Pasca Banjir
Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu memeriksa kesehatan salah satu warga terdampak banjir di Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Selasa (11/6/2024). (ANTARA/Sujud Mariono)

SuaraKalbar.id - Aktivitas masyarakat yang terdampak banjir di Kecamatan Satui mulai kembali normal setelah banjir yang melanda wilayah tersebut selama seminggu terakhir mulai surut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Bumbu, Sulhadi, menyatakan bahwa warga yang terdampak banjir kini telah memulai kembali aktivitas sehari-hari mereka.

"Banjir di Kecamatan Satui yang terjadi sejak seminggu yang lalu kini sudah surut, masyarakat yang terdampak kini mulai beraktivitas seperti biasa," kata Sulhadi di Batulicin, Selasa.

Menurut Sulhadi, masyarakat yang terdampak banjir sibuk membersihkan rumah mereka yang masih dipenuhi lumpur dan sampah ranting kayu yang terbawa banjir. Selain itu, warga juga mulai kembali bekerja seperti biasa setelah situasi mulai membaik.

Baca Juga:Janji Sutarmidji Jika Terpilih jadi Gubernur Kalimantan Barat Lagi!

Banjir yang melanda Kecamatan Satui menerjang sembilan desa akibat intensitas hujan yang sangat tinggi di Tanah Bumbu, sehingga aliran sungai tidak mampu menampung debit air yang datang dari hulu.

Sembilan desa tersebut adalah Barakat Mufakat, Sinar Bulan, Beruntung Raya, Sungai Danau, Sejahtera Mulia, Sungai Danau Raya, Satui Timur, Makmur Mulia, dan Satui Barat. Banjir ini menyebabkan evakuasi terhadap 2.993 kepala keluarga atau sekitar 9.773 jiwa.

"Alhamdulillah, banjir sudah surut dan masyarakat mulai beraktivitas seperti biasa. Semoga tidak ada hujan susulan yang mengakibatkan banjir," tutur Sulhadi.

Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu juga melakukan kunjungan ke rumah-rumah warga untuk memeriksa kesehatan para korban terdampak banjir. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya wabah penyakit pasca banjir.

"Apabila ada keluhan penyakit, para petugas langsung memberikan pengobatan secara gratis. Apabila keluhan penyakit dirasa berat, yang bersangkutan langsung direkomendasikan untuk dibawa ke puskesmas atau rumah sakit," ujar Sulhadi.

Baca Juga:Peringatan Dini Banjir ROB di Wilayah Tepian Sungai Kapuas Kota Pontianak

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini