Waspada! Puncak Musim Hujan di Kalbar, BMKG: Oktober Rawan Banjir dan Longsor

Masyarakat serta pemerintah daerah agar lebih waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama pada puncak musim hujan,

Bella
Kamis, 03 Oktober 2024 | 14:47 WIB
Waspada! Puncak Musim Hujan di Kalbar, BMKG: Oktober Rawan Banjir dan Longsor
ILUSTRASI Hujan petir. [Antara]

SuaraKalbar.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan kepada masyarakat dan pemerintah daerah di Kalimantan Barat untuk meningkatkan kewaspadaan menjelang puncak musim hujan yang diprediksi terjadi pada bulan Oktober 2024.

Kepala Stasiun Klimatologi Kalimantan Barat, Luhur Tri Uji Prayitno, menyatakan perlunya langkah mitigasi guna mengurangi dampak bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.

"Masyarakat serta pemerintah daerah agar lebih waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama pada puncak musim hujan, dengan melakukan persiapan mitigasi sehingga dapat mengurangi dampak kerugian yang mungkin terjadi," ujar Luhur pada Rabu (2/10) di Pontianak.

BMKG memperkirakan, musim hujan tahun 2024/2025 di Kalimantan Barat cenderung lebih kering dibandingkan periode La Nina 2020-2022, namun tetap lebih basah daripada tahun 2023.

Baca Juga:Rayakan Ulang Tahun, Hotel Aston & Transera Gelar Donor Darah

Curah hujan tinggi diprediksi terjadi di zona-zona musim (ZOM) 351, 352, dan 353 yang mencakup wilayah Kayong Utara, Ketapang, Kubu Raya, Melawi, serta beberapa kabupaten lainnya.

BMKG juga memproyeksikan peningkatan curah hujan pada Oktober 2024 di wilayah Kapuas Hulu, Melawi, dan Sintang, sementara wilayah seperti Ketapang, Kubu Raya, dan Pontianak akan mengalami puncak hujan pada November.

Sanggau dan Sintang diperkirakan mengalami puncak curah hujan pada Desember, dengan puncak terakhir pada Januari 2025 di Sambas.

Kondisi atmosfer Kalimantan Barat saat ini berada dalam status netral, namun BMKG memperkirakan fenomena La Nina akan terjadi mulai Oktober, yang akan meningkatkan curah hujan secara signifikan pada bulan Oktober dan Desember.

Suhu permukaan laut yang lebih hangat juga mendukung pembentukan awan hujan, sehingga menambah potensi terjadinya curah hujan tinggi.

Baca Juga:Kebakaran Hanguskan 2 Rumah di Pontianak Utara, Satu Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Masyarakat diimbau untuk memantau perkembangan cuaca dan bersiap menghadapi potensi bencana agar dampak kerugian dapat diminimalisir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini