75 Persen Masjid di Indonesia Bermasalah dengan Pengeras Suara

Pemasangan kerap dilakukan oleh pihak yang kurang memiliki pemahaman teknis, sehingga kualitas suara tidak sesuai dengan fungsi masjid sebagai tempat ibadah.

Suhardiman
Senin, 26 Januari 2026 | 14:22 WIB
75 Persen Masjid di Indonesia Bermasalah dengan Pengeras Suara
Ilustrasi masjid. (Pixabay/Darkmoon_Art)
Baca 10 detik
  • Sekitar 75 persen masjid di Indonesia menghadapi masalah operasional dan pemasangan sistem pengeras suara yang memerlukan perbaikan signifikan.
  • Ketua Umum DMI Jusuf Kalla menyatakan pemasangan sering tidak terencana dan dilakukan oleh personel kurang teknis, menyebabkan kualitas suara tidak optimal.
  • Sistem suara masjid seharusnya disesuaikan dengan ukuran, lingkungan, dan karakter masyarakat agar suasana ibadah menjadi syahdu, bukan hiburan.

SuaraKalbar.id - Sekitar 75 persen masjid di Indonesia masih memiliki persoalan pada sound system atau pengeras suara akustik yang perlu diperbaiki, khususnya dalam hal operasional dan pemasangan perangkat suara.

Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla alias JK mengatakan, banyak pengeras suara masjid dipasang tanpa perencanaan yang matang.

Pemasangan kerap dilakukan oleh pihak yang kurang memiliki pemahaman teknis, sehingga kualitas suara tidak sesuai dengan fungsi masjid sebagai tempat ibadah.

“Di seluruh Indonesia, sekitar 75 persen masjid itu punya sound system yang perlu diperbaiki operasionalnya, karena yang memasang itu kadang-kadang anak-anak yang tinggal di masjid, Jadi, cara pasangnya yang penting bunyi,” kata JK, melansir Antara, Senin, 26 Januari 2026.

Jk mengatakan sistem suara masjid seharusnya disesuaikan dengan ukuran dan kebesaran masjid, kondisi lingkungan sekitar serta karakter masyarakat setempat. Penggunaan suara yang terlalu keras, kata dia, justru menghilangkan kekhusyukan jemaah.

“Perubahannya besar padahal perlu. Harus sesuai dengan kebesaran masjid, suasana masyarakat, dan tidak asal pasang. Bukan membesarkan suara saja,” kata wakil presiden ke-10 dan 12 RI ini dikutip dari Antara.

Dia menekankan bahwa masjid harus menghadirkan suasana yang syahdu karena merupakan tempat ibadah, bukan sarana hiburan.

“Masjid itu harus syahdu. Ini ibadah, bukan hiburan. Kalau hiburan mungkin orang bisa tidur, tetapi ini ibadah, jadi harus syahdu,” ujar JK.

JK berharap para pengurus masjid dapat memahami pentingnya tata suara yang baik, sehingga ibadah dapat berlangsung lebih khusyuk dan nyaman bagi jemaah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini