- BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi Karhutla di sebagian wilayah Kalimantan Barat periode 26 Januari hingga 1 Februari 2026.
- Kondisi cuaca berpotensi mendukung peningkatan risiko kebakaran di lahan dengan curah hujan rendah dan kering.
- BMKG mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah meningkatkan upaya pencegahan dini agar tidak melakukan pembakaran lahan.
SuaraKalbar.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan Barat (Kalbar).
Di mana potensi kemudahan terjadinya karhutla diperkirakan berlangsung pada periode 26 Januari hingga 1 Februari 2026.
BMKG menilai kondisi cuaca pada periode tersebut berpotensi mendukung meningkatnya risiko karhutla, terutama di wilayah-wilayah yang mengalami curah hujan rendah dan memiliki tingkat kekeringan lahan yang tinggi.
“Waspada potensi kemudahan terjadi karhutla di sebagian wilayah Kalimantan Barat pada tanggal 26 Januari sampai dengan 1 Februari 2026,” tulis BMKG, melansir suarakalbar.id, Senin, 26 Januari 2026.
BMKG mengajak pemerintah daerah, aparat terkait, serta masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan terus meningkatkan upaya pencegahan dini guna meminimalisir risiko kebakaran yang dapat berdampak pada lingkungan, kesehatan, dan aktivitas masyarakat.
Informasi lengkap terkait analisis dan prospek cuaca Kalimantan Barat dapat diakses melalui laman resmi BMKG Kalbar di https://kalbar.bmkg.go.id/.