- Perjalanan lintas Trans-Kalimantan memiliki risiko tinggi karena jarak antarpemukiman yang jauh serta minimnya ketersediaan bengkel dan SPBU.
- Pengendara wajib melakukan persiapan kendaraan secara matang, termasuk membawa ban serep, jeriken BBM, oli, serta peralatan teknis darurat.
- Keselamatan perjalanan di Pulau Borneo sangat bergantung pada kesiapan fisik kendaraan serta kewaspadaan pengemudi terhadap kondisi rute terpencil.
SuaraKalbar.id - Membayangkan road trip melintasi Trans-Kalimantan memang terdengar seru. Jalan panjang membelah hutan, kabut tipis di pagi hari, sungai besar, hingga sensasi berkendara berjam-jam tanpa melihat keramaian kota jadi pengalaman yang sulit ditemukan di Pulau Jawa.
Namun di balik keindahan itu, ada satu hal yang sering diremehkan pengendara luar Kalimantan: jarak antarpemukiman yang jauh dan minim bengkel.
Di beberapa ruas jalan Kalimantan Barat menuju perbatasan, atau jalur lintas Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Timur, pengendara bisa melaju puluhan kilometer tanpa menemukan pom bensin, warung besar, apalagi bengkel mobil.
Karena itu, persiapan kendaraan menjadi “nyawa kedua” saat melakukan perjalanan darat di Pulau Borneo. Salah sedikit, mobil bisa mogok di tengah hutan dan bantuan tidak datang cepat.
Baca Juga:Bukan Oplosan, Ini Modus 'Halus' Penjualan BBM Subsidi di Kalbar yang Terungkap
Berikut 5 barang yang wajib ada di mobil sebelum nekat road trip Trans-Kalimantan.
1. Ban Cadangan yang Benar-Benar Siap Pakai
Banyak pengendara merasa aman hanya karena mobil masih memiliki ban serep. Padahal, sering kali kondisi ban cadangan justru sudah tipis, kurang angin, atau bahkan retak karena lama tidak dipakai.
Di jalur Trans-Kalimantan, kondisi jalan tidak selalu mulus. Beberapa titik masih memiliki lubang, batu tajam, atau sambungan jalan rusak yang bisa membuat ban pecah sewaktu-waktu.
Jangan hanya membawa ban serep. Pastikan juga:
Baca Juga:Bela Tanah Adat Berujung Laporan Polisi, Warga Ketapang Desak PT Mayana Cabut Kasus
- Tekanan angin normal
- Dongkrak berfungsi
- Kunci roda lengkap
- Pengemudi tahu cara mengganti ban sendiri
Sebab di tengah hutan Kalbar atau jalur lintas pedalaman, bantuan bisa datang sangat lama.
2. Jeriken BBM Cadangan
Ini barang yang sering dianggap sepele oleh pengendara dari luar Kalimantan.
Padahal, di beberapa jalur antarkabupaten, jarak SPBU bisa sangat jauh. Belum lagi antrean solar atau Pertalite di daerah tertentu kadang cukup panjang. Membawa jeriken BBM cadangan bisa menjadi penyelamat saat indikator bensin tiba-tiba turun drastis di tengah perjalanan malam.
Namun pastikan:
- Menggunakan jeriken khusus BBM
- Disimpan aman dan tidak bocor
- Tidak diletakkan dekat barang mudah terbakar
- Pengemudi lokal Kalimantan bahkan banyak yang menganggap BBM cadangan sebagai perlengkapan wajib, bukan tambahan.
3. Air Radiator dan Oli Cadangan
Cuaca panas dan perjalanan panjang bisa membuat mesin bekerja ekstra keras.