Scroll untuk membaca artikel
Husna Rahmayunita
Minggu, 26 Juli 2020 | 13:14 WIB
Ilustrasi guru. (Shutterstock)

Menurut Edi, permasalahan kurangnya SDM guru menjadi pekerjaan rumah Pemkot Pontianak.

Tetapi permasalahan tersebut tidak akan terselesaikan tanpa adanya campur tangan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.

Untuk itu, Edi mengharapkan dukungan dari PGRI sebagai wadah organisasi guru untuk melakukan kreativitas dan inovasi dalam meningkatkan kompetensi.

Terlebih kekinian, para guru dituntut untuk memanfaatkan dan menguasai perangkat teknologi infirmasi (TI) untuk menyampaikan pembelajaran.

Baca Juga: Kurban Ratusan Hewan, MUI Batam Dukung Putra Siregar Pecahkan Rekor MURI

Program ke depan, terang Edi, akan menjadi dasar bagaimana meningkatkan kualitas pendidikan berdasarkan pengalaman selama menghadapi pandemi Covid-19.

"Kita tidak tahu kapan pandemi COVID-19 ini berakhir. Kita tidak bisa memastikan karena anak-anak sangat rentan tertular," kata Edi, memungkasi.

Load More