SuaraKalbar.id - Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan angkat bicara terkait dugaan penipuan yang dilakukan pasutri terhadap sejumlah pelaku UMKM di Kecamatan Sungai Kakap.
Muda menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak pernah memungut biaya apapun dalam menyalurkan Bantuan Presiden (Banpres) produktif untuk pelaku UMKM.
"Ini jelas pungli. Itu dana betul-betul untuk masyarakat. Kalau ada oknum yang urus pencairan diminta uang itu saya katakan tidak benar. Karena uang masuk ke rekening masing-masing dan pihak bank juga memberitahu ke kami, saya terima daftarnya,” katanya,Rabu (7/10/2020).
Bantuan itu, lanjut Muda, merupakan program dari pemerintah. Demi menyalurkan Banpres produktif, Kementerian Koperasi dan UKM bersama lembaga lain seperti Dinas UKM di daerah, akan melakukan pendataan terhadap ke sejumlah pelaku usaha.
Muda mengatakan pihaknya sudah melakukan pendataan dan yang terdaftar hingga saat ini jumlahnya sebanyak 5.300 UMKM.
Setiap pelaku UMKM bakal mendapatkan bantuan senilai Rp 2,4 juta yang dikirim secara bertahap.
“Kita kasih tahu desa, pemuda dan masyarakat untuk menggiring dan mendaftarkan kalau memang ada usaha,Namun dengan sejumlah persyaratan," terangnya.
Menurutnya, bantuan tersebut merupakan sesuatu yang positif mengingat sejak pandemi di Kalimantan Barat. Terlebih, di Kabupaten Kubu Raya, pendapatan masyaraka mengalami penurunan. Bahkan ada beberapa yang terpaksa pelaku usaha terpaksa menutup usahanya dikarnakan terkendala modal.
“Saya harapkan bantuan ini dapat digunakan secara produktif. Jangan sampai, ini dimanfaatkan oleh orang-orang yang nakal alias oknum,” pungkas Muda.
Baca Juga: 5 Bantuan Cair Bulan Oktober 2020, Mulai Kuota Internet hingga Bansos Beras
Sebelumnya sejumlah pelaku UMKM di Kecamatan Sungai Kakap mengaku menjadi korban penipuan pasutri berinisial AS dan NR.
Keduanya meminta sejumlah uang kepada pelaku UMKM dengan alasan sebagai dana administrasi guna mengurus pendaftaran banpres produktif.
Kontributor : Eko Susanto
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
-
Info Orang Dalam, Iran Hampir Pasti Tak Ikut Piala Dunia 2026
Terkini
-
Perdagangan 1,38 Kg Sisik Trenggiling di Sintang Kalbar Dibongkar
-
BMKG Kalbar Peringatkan Hujan Sedang dan Potensi Karhutla 4-8 Maret 2026
-
Air Tanah Masuk Dalam Objek Pajak Pemkot Pontianak
-
Ibu Menyusui Boleh Berpuasa Atau Tidak? Berikut Penjelasannya
-
50 Tim Melaju ke Semifinal Festival Sahur-Sahur 2026 di Mempawah, Ini Daftar Lengkapnya