Scroll untuk membaca artikel
Pebriansyah Ariefana
Kamis, 08 Oktober 2020 | 07:03 WIB
Petugas BPBD Kabupaten Serang mengevakuasi korban. (Foto dok. istimewa)

Rochayani panik, naik ke kursi kamar mandi yang di dalamnya ada sumur.

"Ada kepikiran pelaku menyetubuhi korban. Begitu masuk kamar, korban dipeluk dari belakang, korbannya panik dan reflek, menginjak kursi dan jatuh ke sumur," kata kapolres.

Rochayani pun terjebur ke sumur. NP panik.

Ilustrasi pemerkosaan

NP pun menunggu Rochayani keluar dari sumur, tapi tak keluar-keluar.

Baca Juga: Tak Kuat Tahan Nafsu, Kakek-kakek Perkosa Penyandang Disabilitas di Kebun

NP keluar dari kamar mandi dan pura-pura bertanya kepada adiknya soal keberadaan Rochayani.

Sang adik menjawab tidak tahu. NP kemudian berpura-pura melakukan pencarian.

"Pelaku kembali ke rumah dan malamnya tetap kembali bekerja seperti biasa di salah satu kafe di Rantauprapat,” katanya.

Adik NP pun mendapati Rochayani mengapung di sumur rumah NP.

Dia kaget dan lapor polisi. Polisi ke lokasi dan menemukan Rochayani tewas mengapung.

Baca Juga: Lagi! Penyandang DIsabilitas Jadi Korban Nafsu Kakek-kakek di Pandeglang

Setelah mengumpulkan informasi di lapangan dan alat-alat bukti, polisi menangkap NP dan menetapkannya sebagai tersangka.

Load More