"Rusunawa ini kosong, kami fungsikan sebagai ruang karantina April lalu, tapi dengan perkembangan kasus semain tinggi dan kapasitas rumah sakit mulai penuh, kami mencoba mengalihkan peruntukannya dan menyediakan tempat tidur untuk para penderita COVID-19 gejala ringan," lanjutnya.
Memang, pada April 2020 lalu, warga setempat sempat menolak rencana pemerintah kota Pontianak yang menjadikan Rusunawa Nipah Kuning ini sebagai tempat isolasi pasien COVID-19. Namun kini sudah bisa menerima fungsi rumah susun itu sebagai tempat yang memfasilitasi para penderita virus Corona jenis baru.
Bahkan beberapa dari warga setempat mendoakan agar para pasien yang diisolasi ditempat itu cepat sembuh dan tidak menularkan ke orang lain.
Salah satu warga, Halima mengungkapkan rumah susun yang menampung pasien ini bisa menjadi contoh pandangan nyata kepada warga lainnya agar selalu menaati protokol kesehatan. Jadi terhindar dari hal serupa.
"Bisa jadi contoh, kita harus menaati protokol kesehatan juga agar tidak diisolasi disana," bebernya.
Awalnya warga takut dengan kondisi pertama kali pasien diisolasi di rumah susun itu. Pasalnya penyakit yang menyerang sistem pernapasan itu mudah menular ke orang lain. Namun jika menerapkan pola hidup sehat, bisa mengatasi situasi ini.
"Dulu takut melihatnya, karena dibawa ke situ, tapi kalau kita hidup sehat dan jaraknya juga jauh dari tempat itu, tidak terjadi penularan," sambut Alim, seorang warga setempat.
Kontributor : Eko Susanto
Baca Juga: Giliran Persatuan Orang Melayu Kalbar Geruduk DPRD, Tolak Omnibus Law
Tag
Berita Terkait
-
Panen Kopi Robusta Jember Ditargetkan Tembus 100 Ton
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Mantri BRI Buka Akses Perbankan hingga Pegunungan Toraja
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Pasang Rating BBRI Jadi Overweight, Ini Alasan JPMorgan Berikan Sinyal Positif
-
BRI Perkuat UMKM Eks Pekerja Migran Indonesia Lewat KUR dan Pelatihan Purna Migran
-
Ini Dedikasi Mantri BRI di Sumatera Utara: Menembus Batas Pelosok Demi UMKM Naik Kelas