SuaraKalbar.id - Polisi mencari pelaku pembuang bayi dalam kardus di pintu air Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.
Kapolsek Segedong, Ipda Didik Darman Putra menuturkan pihaknya masih melakukan penyelidikan mengenai orangtua bayi malang yang dibuang tersebut. Petugas juga memeriksa beberapa saksi dari warga setempat.
Didik mengatakan, sang bayi kini dalam perawatan oleh tim medis Pukesmas Segedong. Diketahui, berat badan bocah itu 2kg, tinggi 46 cm. Kondisinya saat ini sehat.
"Diperkirakan bayi tersebut berusia tujuh hari," ujar Didik saat dihubungi SuaraKalbar.id, Kamis (22/10/2020).
Didik mengatakan saat ditemukan warga, bayi itu berada di dalam sebuah kardus yang tergeletak di atas tanah. Dalam kardus juga ditemukan pakaian dan beberapa perlengkapan bayi.
“Ada pakaiannya, botol juga ada, bahkan susu juga sudah disiapkan oleh si orang tuanya bayi," sambungnya.
Sebelumnya, warga Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat digegerkan dengan penemuan bayi perempuan di dalam kardus.
Bayi itu pertama kali ditemukan oleh Long, seorang petani saat hendak pergi ke sawah, Kamis (22/10/2020). Lokasi penemuan berada di pintu air persawahan RT 012/003, Jalan Parit Syarif, Desa Peniti Dalam I,Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat.
Long kemudian membawa bayi tersebut ke rumahnya. Sontak kabar penemuan bayi ini menggegerkan warga Dusun Parit Wak Paik.
Baca Juga: Nyeri Otot Sampai Diare, Warga Mempawah Meninggal Positif Corona
Mereka berbondong-bondong mendatangai rumah Long untuk melihat kondisi bayi malang yang dibuang tersebut. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Segedong.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Bukan Gula atau Tepung, Plastik Justru Jadi Biang Pedagang Kue Pontianak Terjepit
-
7 Oleh-Oleh Khas Kalimantan Barat yang Laris di Marketplace, Nomor 3 Paling Diburu
-
Mandau Kalimantan, Dari Senjata Perang hingga Pusaka Suku Dayak yang Sarat Makna dan Nilai Keramat
-
Empat Tahun Bintang 5, Bank Kalbar Disebut Kelas Nasional: Prestasi Nyata atau Sekadar Label?
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?