SuaraKalbar.id - Seorang lelaki berusia 42 tahun berinisial S mencuri kaos di supermarket demi bisa jadi ganteng dan tampil keren. Si pria berambul pendek itu mencuri kaos di sebuah supermarket Jalan Gajah Mada, Pontianak, Kalimantan Barat.
Sebanyak 10 kaos dibabat oleh S. Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kombes Pol Rully Robinson Paulli menceritakan kejadian terjadi, Kamis (22/10/2020) kemarin.
Saat itu S datang ke supermarket dengan modus ingin berbelanja baju. Dia mengambil 10 helai baju yang disimpan di dalam rak.
Setelah itu pelaku memindahkan baju tersebut ke tas ransel yang sudah dibawanya saat masuk ke salah satu pusat perbelanjaan di Kota Pontianak ini.
"Pelaku langsung keluar tanpa membayar ke kasir," katanya saat dikonfirmasi SuaraKalbar.id, Jumat (23/10/2020).
Apesnya, Aksi S ternyata diketahui oleh pihak supermarket. Sebelum meninggalkan lokasi, pihak dari supermarket tersebut lebih dulu menghubungi polisi.
"Kita menerima laporan kejadian itu, anggota reskrim Polsek Pontianak Selatan langsung meluncur ke TKP didapatilah pelaku masih ada di sekitar lokasi, tepat di halaman parkir,"ungkapnya.
Tak perlu berlama-lama polisi akhirnya langsung menangkap pelaku beserta barang bukti kaos oblong yang diambilnya itu. Pelaku kemudian digiring ke polsek Selatan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
"Pelaku akhirnya kita amankan dan dibawa ke polsek untuk dimintai keterangan,"jelasnya.
Baca Juga: Hasil Tes Corona Reaktif, Pembunuh Ibu-Anak di Pontianak Meninggal Dunia
Rully menyebut jika dikonversi ke harga per helai kaos oblong itu maka kerugian yang dialami pihak super market sebesar Rp2.502.100.
Hingga kini polisi tengah mendalami kasus tersebut. Jika terbukti bersalah, SA dijerat dengan pasal persangkaan 362 KUHP dengan pidana penjara paling lama lima tahun.
Kontributor : Eko Susanto
Berita Terkait
-
Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi
-
Penolakan LCC Ulang oleh SMAN 1 Pontianak dan Versi Lite Pemberontakan Kaum Pintar
-
Robohnya Pilar Keadilan di LCC MPR RI: Saat Juri Gagal Menjadi Teladan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak LCC Ulang, MPR: Kami Menghargai Sikap Mereka
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
7 Sepatu Lari yang Cocok untuk Cuaca Lembap dan Panas di Kalimantan Barat
-
Banjir Rendam Permukiman di Mandor Landak, 60 Rumah Warga Terdampak
-
2.253 Telur Penyu Gagal Diselundupkan ke Malaysia, Modus Pelaku Akhirnya Terbongkar
-
Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM
-
Ribuan Ekstasi dari Jaringan Malaysia Dimusnahkan di Kalbar, Dua Pria Terancam Hukuman Mati