SuaraKalbar.id - Seorang warga Pontianak dinyatakan positif corona setelah kena razia Satgas COVID-19 di sebuah warung kopi di Kota Sintang pada Sabtu (7/11/2020) malam kemarin. Ini berdasarkan hasil swab Dinas Kesehatan Sintang.
Sebelumnya saat razia oleh Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Sintang yang bersangkutan dinyatakan reaktif rapid test bersama 8 orang lainnya. Dari 8 orang tersebut, 5 dari Sintang, 3 dari Pontianak.
"Pada saat itu, seluruh pengunjung warkop sekitar 250 orang dilakukan rapid test. Delapan orang yang hasil rapid testnya reaktif, dilakukan pemeriksaan swab pada hari Senin. Hasilnya, 1 orang terkonfirmasi positif COVID-19," kata dr Harysinto Linoh, Kepala Dinas Kesehatan Sintang saat dihubungi di Sintang, Selasa malam.
Pengunjung yang dinyatakan positif COVID-19 warga dari daerah lain, sehingga dilakukan isolasi dan penanganan di daerah asal.
"Warga Pontianak itu setelah swab langsung pulang ke daerah asal menggunakan motor. Sudah kami informasikan ke Dinkes terkait untuk dilacak dan ditangani," ungkapnya.
Sementara itu, Koordinator Bidang Penegakan Hukum dan Pendisiplinan Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Sintang, Martin Nandung mengatakan, dirinya sudah memerintahkan anggota untuk berkoordinasi dengan Polres dan BPBD terkait adanya pengunjung yang positif COVID-19 di salah satu warkop Kota Sintang.
"Tadi saya sudah perintahkan anggota untuk koordinasi dengan Polres dan BPBD untuk menutup sementara mulai nanti malam. Nanti dimonitor," pungkasnya.
Pjs Bupati Sintang Florentinus Anum mengatakan, pihaknya sudah lapor dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya dan Dinas Kesehatan Kota Pontianak.
Tim di sana akan melakukan tracking terhadap teman dan keluarga yang bersangkutan. Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar akan melakukan pelacakan terhadap keberadaan yang bersangkutan untuk dirawat di Kubu Raya.
Baca Juga: Zona Merah Covid-19, Aktivitas Kerumunan di Pontianak Dibatasi
“Warga yang bersangkutan akan segera dicari untuk diisolasi. Karena usai di swab langsung pulang ke Pontianak. Saya mengimbau agar yang bersangkutan untuk menyerahkan diri saja ke Dinas Kesehatan setempat untuk dirawat,” terang Florentinus Anum.
"Sementara itu, Warkop Aming Coffee di tutup sementara, selama 7 hari dan Satgas akan lakukan sterilisasi," tegas Florentinus Anum. (Antara)
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
BRI Raih 4 Penghargaan, Perkuat Komitmen Dukung Digitalisasi dan UMKM
-
BRI Konsisten Buyback Saham untuk Optimalkan Nilai Pemegang Saham
-
Sempat Mangkir, Pamar Lubis Kini Ditahan Polda Kalbar
-
BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional
-
BRI Rayakan Perjalanan 131 Tahun dengan Semangat Kolaborasi dan Kepedulian