SuaraKalbar.id - Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat menyatakan bahwa hasil tes cepat dari enam anggota DPRD setempat adalah reaktif COVID-19. Mereka diminta melakukan isolasi mandiri dan mengikuti swab atau tes usap.
"Ditemukan enam anggota DPRD Kabupaten Sanggau reaktif itu saat dilakukan pemeriksaan tes cepat, Senin (16/11/2020), terkait rencana keberangkatan mereka berkonsultasi mengenai panitia khusus (pansus) tiga raperda inisiatif DPRD," jelas Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Sarimin Sitepu di Sanggau, Kamis (19/11/2020) seperti dikutip dari kantor berita Antara.
Dengan hasil tes cepat yang reaktif itu, katanya, tim gugus tugas meminta enam anggota DPRD untuk melakukan isolasi mandiri dan menjalani tes usap.
"Kami sarankan mereka isolasi mandiri dan juga meminta mereka menjalani tes usap," lanjut Sarimin Sitepu.
Sampai saat ini, satu di antara enam orang itu sudah menjalani tes usap dan masih ditunggu hasilnya. Sementara lima lainnya sudah diminta menjalani tes usap di puskesmas terdekat tempat tinggal masing-masing.
Ketua DPRD Kabupaten Sanggau Jumadi membenarkan enam anggota dewan setempat yang reaktif COVID-19.
Dia mengatakan bahwa hasil reaktif tidak sama dengan positif. Hasil reaktif bisa saja saat yang bersangkutan menjalani tes usap sedang dalam kondisi lelah sehingga menimbulkan demam atau flu.
"Sesuai protokol kesehatan, yang bersangkutan harus menjalani isolasi mandiri di rumah selama 14 hari ke depan. Harapan kami, yang bersangkutan benar-benar istirahat dan berobat, dan semoga saja mereka hanya reaktif tidak sampai positif," jelas Jumadi.
Ia juga memastikan bahwa hasil tes ini tidak mengganggu kinerja DPRD Kabupaten Sanggau.
Baca Juga: Sanggau Punya Mobil PCR, Deteksi Hasil Tes Swab Cukup 40 Menit
"Agenda kegiatan kantor DPRD ada 40 anggota. Untuk paripurna, kehadiran 27 orang sudah dinyatakan kuorum sehingga tidak mengganggu kegiatan-kegiatan rutinitas dan paripurna di DPRD," pungkas Jumadi.
Berita Terkait
-
Bupati Gowa Tunjukkan Video Kepala Kantor Pos Akui Salah Kirim Surat MA
-
Surat MA Salah Alamat, Bupati Gowa Kehilangan Hak Tanggap dan Bakal Lawan Putusan Pemberhentian!
-
Dinilai Paling Paham 'Jeroan' Ibu Kota, DPRD DKI Minta Kapolri Baru Perkuat Keamanan Jakarta
-
Kursi DPRD Jakarta Berpeluang Nambah, Baleg DPR Beri Lampu Hijau Revisi UU DKJ
-
DPRD Jakarta Minta Revisi UU DKJ ke DPR RI, Usulkan Penambahan Kursi Dewan Jadi 220
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Leonardo DiCaprio Soroti Karhutla, 800 Ribu Hektar Hutan Terbakar: Ke Mana Orangutan Pergi?
-
Karhutla Belum Usai, Warga Kubu Raya Andalkan Hujan hingga Beli Air untuk Minum
-
Bawa Sport Tourism Indonesia Mendunia, BRI Dukung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
-
DPO Kasus Pemalsuan Sertifikat Pamar Lubis Ditangkap Buser Polda Metro Jaya
-
BRI Peduli Hadir untuk Mahesa, Bantu Wujudkan Mimpi Lewat Sepeda