SuaraKalbar.id - Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat menggencaran razia protokol keseatan bagi penumpang kendaraan air, salah satunya di Pelabuhan Indah Pontianak.
Berdasarkan hasil swab acak di Pelabuhan Indah Pontianak, sebanyak enam penumpang positif corona. Mereka adalah penumpang longboat rute Kayong Utara - Pontianak.
Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat, Harisson menuturkan pihaknya menggelar razia pada 22-24 Januari 2021 dan menemukan enam orang penumpang positif corona.
"Untuk pemeriksaan pada 23 Januari 2021 dilakukan razia dengan melakukan pemeriksaan terhadap 35 orang penumpang dan 1 orang dinyatakan positif," ujar Harisson seperti dikutip dari Suarakalbar.co.id.
Baca Juga: PLN Matikan 52 Gardu Listrik karena Banjir Kalbar
Sementara pada 24 Januari 2021 kembali dilakukan pengambilan swab terhadap 41 penumpang dengan hasil 5 orang penumpang positif corona,.
“Hasil Razia pada 23 Januari lalu satu kasus konfirmasi Covid-19 merupakan warga Kota Pontianak yang melakukan perjalanan ke abupaten Kubu Raya selama satu minggu dan pulang lewat Longboat Sukadana,” sambungnya.
Adapun 5 kasus konfirmasi Covid-19 ditemukan pada 24 Januari 2021 hasil razia di Pelabuhan Kapuas Indah Pontianak terdiri dari satu orang laki-laki (29) merupakan kontraktor yang melakukan perjalanan ke Air Upas Ketapang untuk melihat pertambangan.
“Kasus kedua seorang wanita (30) berdomisili di Sukadana yang hendak melakukan perjalanan ke Sambas, kasus ketiga wanita (31) warga Kota Pontianak melakukan kegiatan jual kasus kedua seorang wanita (30) jual beli ke Sukadanan dan menetap selama dua minggu. Tiga hari sebelum pulang diasudah merasa demam.," papar Harrison.
Untuk kasus keempat seorang wanita (26), pegawai dari Melawi yang hendak pulang ke Kayong Utara melakukan cuti selama satu minggu. Wanita ini berdomisili di Kayong Utara dan bekerja di Kabupaten Melawi.
Baca Juga: Kemenkumham Kalbar Selidiki Dugaan Pemerkosaan di Imigrasi Entikong
“Sehingga total ada enam kasus yang ditemukan hasil razia pada 23 Januari dan 24 Januari 2021 terhadap penumpang longboat rute Kayong Utara ke Pontianak,” tegasnya.
Berita Terkait
-
Pengacara Sebut Maria Lestari Tak Dapat Surat Panggilan dari KPK untuk Jadi Saksi Kasus Hasto
-
Maria Lestari Mangkir Lagi Saat Dipanggil untuk Kasus Hasto, KPK Akan Jemput Paksa?
-
Momen Timses Ria Norsan-Krisantus Kurniawan Nyanyi Lagu Kegagalan Cinta saat Cabut Nomor Urut Pilkada Kalbar
-
AHY Serahkan Dukungan Kepada Cagub-Cawagub Kalbar dan Maluku Utara
-
Injury Time Pendaftaran Pilkada 2024, Ini Kandidat Jagoan Demokrat di Kalbar dan Maluku Utara
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Panduan Jelajah Bukit Kelam: Destinasi Wisata di Sintang yang Menakjubkan
-
Mengenal Tradisi Gawai Dayak: Tempat Liburan Sekaligus Menyelami Budaya Lokal
-
Rute Perjalanan Darat dari Pontianak ke Kapuas Hulu: Apa yang Perlu Kamu Siapkan?
-
Kuliner Khas Kalimantan Barat: 7 Makanan yang Wajib Dicoba Saat Liburan
-
10 Tempat Wisata Alam Terbaik di Kalimantan Barat yang Wajib Dikunjungi