Karena hinaan itu, membuat SA merasa sakit hati dan merencanakan pembunuhan. SA menunggu korban di Jalan Parit Mas. Jalan yang setiap hari dilewati korban saat berjualan sayur ke kampung-kampung.
Pada saat korban hendak pulang ke rumahnya, SA menunggu di pertengah hutan jalan tersebut. Saat bertemu korban, SA langsung melakukan aksinya dengan cara memukul.
Korban saat itu lari ke dalam hutan. Pada saat korban masuk ke dalam hutan sagu, SA langsung membunuh korban menggunakan dua jenis senjata tajam.
Kemudian, SA menutupi jasad korban yang ada di parit dalam hutan itu dengan daun sagu kering. SA langsung membuang barang-barang milik korban ke dalam hutan.
Jasad korban pertama kali ditemukan anaknya, Andriyadi, pada Minggu (7/2/2021) siang. Awalnya, pria 27 tahun curiga ketika ibunya belum pulang sedari menjual sayur dari Pasar Ambangah.
"Biasanya, korban jualan dari pukul 06.00 hingga 09.00 sudah pulang. Namun, hari itu korban belum pulang pada pukul 09.00. Sehingga keluarga yang curiga melakukan pencarian," jelas Yani.
Dalam pencarian itu, awalnya ditemukan baskom hitam yang biasa dibawa korban berdagang. Baskom itu terletak di pinggir jalan yang kerap dilalui korban.
Betapa terkejutnya pihak keluarga, saat mendapati korban sudah berada di parit dengan ditutupi daun sagu dan dalam keadaan tak bernyawa.
Saat ini, SM masih ditahan di Mapolres Kubu Raya. Ia dijerat Pasal 340 KUHP dan 338 KUHP tentang pembunuhan berencana. Dengan ancaman penjara paling lama 20 tahun.
Baca Juga: Penjual Sayur di Serang Diduga Dibunuh, Ada Bukti Bekas Cekikan di Leher
Kontributor : Ocsya Ade CP
Berita Terkait
-
Penjual Sayur di Serang Diduga Dibunuh, Ada Bukti Bekas Cekikan di Leher
-
Misteri Kematian Marsah, Ditemukan Mengambang Dengan Luka Mengenaskan
-
Tepergok Bikin TikTok Bareng Wanita Lain, Suami Tega Bunuh Istri
-
Sakit Hati Ditagih Utang, SA Habisi Penjual Sayur di Kebun Sagu
-
Pembunuh Wanita Penjual Sayur di Kubu Raya Ditangkap
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
KM Virgo 8 Dikira Tenggelam, Menhub Ungkap Kondisi Terbaru Kapal Ternyata Terbalik
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM
-
Dari PMI Jadi Pengusaha, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Jantung Kota Taipei
-
Bantu PMI Kelola Keuangan di Taiwan, Inovasi BRImo Raih Penghargaan IDX Channel 2026
-
DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026, Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan