Dengan pembentukan anti-rentenir, misalnya, orang Eropa mencoba menekan saudagar Tionghoa yang bukan hanya berdagang, tetapi juga mendapatkan untung dari meminjamkan uang.
"Dan ternyata korban (rentenir)-nya bukan hanya orang Pribumi, tetapi ada juga orang-orang Eropa," singkap Tanti, tentang mengapa orang Tionghoa begitu mengesalkan bagi pemerintah kolonial.
Bagi Pribumi yang tidak selalu punya uang di kantong setiap hari, eksistensi pedagang yang sudi memberikan utang itu penting. Terlebih lagi jika mau meminjamkan uang. Satu faktor yang tak kalah penting dari trik jago dagang orang Tionghoa ialah juga kemauan mereka untuk blusukan.
"Di Bandung, itu juga ada misalnya pedagang Cina yang disebut pedagang kelontong. Mereka berdagang dengan alat bunyi tong tong tong tong. Kemudian yang didagangkan barang-barang kebutuhan Pribumi. Tapi lama-lama memang akhirnya bukan hanya berdagang barang, tetapi meminjamkan uang," pungkas Tanti.
Berita Terkait
-
Prudential Syariah Kantongi Rp4,2 T, Bisnis Baru Melonjak 31%
-
ASUS ExpertBook P3 G1 Hadir, Laptop Bisnis Intel Core Ultra Mulai Rp14 Jutaan
-
AI Bikin Produk Digital Makin Cepat, Tapi Berguna bagi Bisnis?
-
Dari Tempat Belanja Jadi Ruang Komunitas, Begini Strategi Baru Bisnis Mal
-
Tren Baru Bisnis Properti, Rumah Mulai Dipadukan dengan Ruang Hijau hingga Hiburan
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
BRI Peduli Hadir untuk Mahesa, Bantu Wujudkan Mimpi Lewat Sepeda
-
Potret Ekonomi Kerakyatan Jadi Tema BRI InFrame 2026
-
BRI Dorong Nasabah Kenali Peluang Investasi Syariah di Tengah Dinamika Pasar
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM
-
Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak