SuaraKalbar.id - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengajukan Pesona Kulminasi Matahari di Tugu Khatulistiwa menjadi salah satu kegiatan kalender wisata Indonesia. Hal itu diajukan Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kalbar.
“Pesona Kulminasi Matahari ini sudah kami ajukan sebagai kalendar wisata Indonesia dan saat ini masih dalam tahap penjurian kedua untuk masuk ke dalam kegiatan nasional oleh kurator-kurator dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,” ujar Kepala Dinas Dispopar Kalbar, Windy Prihastari, di Pontianak, Minggu.
Ia menyampaikan, warga Kalbar khususnya Kota Pontianak harus bangga karena memiliki peristiwa Pesona Kulminasi Matahari yang tidak ada di provinsi-provinsi lain.
“Untuk itu, kita sebagai warga Kota Pontianak maupun Provinsi Kalbar harus bangga mempunyai peristiwa Pesona Kulminasi Matahari yang tidak terjadi di provinsi lainnya,” katanya.
Baca Juga: Pontianak Gelar Pesona Kulminasi Matahari 2021 di Tugu Khatulistiwa
Selain itu, ia mengatakan bahwa pada saat pandemi COVID-19 dapat dilakukan persiapan acara atau destinasi pariwisata dengan bertujuan memajukan pariwisata Kalbar khususnya Kota Pontianak.
“Pada saat pandemi ini, kami mempersiapkan atau kegiatan atau destinasi pariwisata. Sehingga pada saat normal nanti sudah lengkap dari segi infrastruktur maupun sarana dan prasarananya. Dengan demikian kita dapat memajukan Kalbar dan khususnya Kota Pontianak,” kata dia.
Sementara itu, Walikota Pontianak menyampaikan pada 23 Maret nanti akan ada koordinasi dari Mabes TNI tentang pengelolaan lahan Tugu Khatulistiwa.
“Tanggal 23 nanti ada tim dari Mabes TNI yang akan berkoordinasi tentang pengelolaan lahan, karena lahan ini masih merupakan milik TNI,” kata dia.
Ia mengatakan, apabila lahan Tugu khatulistiwa dapat dikelola oleh Pemerintah Kota (Pemkota) Pontianak, Tugu Khatulistiwa akan dijadikan destinasi wisata yang lebih baik dan menjadi unggulan Kota Pontianak maupun Kalbar.
Baca Juga: Mantap! Bandara Semelagi Uji Coba Penerbangan Singkawang-Pontianak
“Apabila nanti dapat dikelola oleh Pemkot akan kami jadikan kawasan ini menjadi lebih baik lagi sebagai salah satu wisata unggulan di Kota Pontianak maupun Kalbar. Kemudian kami berharap Pesona Kulminasi Matahari tahun selanjutnya dapat diselenggarakan dengan lebih semarak lagi," kata dia.
Berita Terkait
-
Jadwal Buka Puasa Pontianak dan Sunah-Sunah Berbuka Puasa
-
DPR Desak KY Usut Hakim Pembebas WN China Penambang Emas Ilegal, Ada Dugaan Intervensi?
-
Kopi Saring Sinar Pagi: Sarapan Nikmat, Sentuhan Khas Pontianak di Bandung
-
Chery J6: SUV Listrik Tangguh Siap Taklukkan Jalanan Pontianak
-
Siap Bertarung di Pilkada 2024, Ini Nomor Urut Paslon Wali Kota Pontianak
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
Terkini
-
Penghargaan The Asset Triple A: BRI Jadi Pemenang Best Issuer for Sustainable Finance
-
10 Wisata di Kalimantan Barat yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran
-
Detik-Detik Perkelahian Maut di Sungai Rengas yang Membuat Pemuda 24 Tahun Meregang Nyawa
-
Tips Menjaga Konsistensi Ibadah Setelah Ramadan dan Pentingnya Puasa Syawal
-
BRImo Hadirkan Kemudahan Transaksi Digital Sepanjang Libur Lebaran 2025