SuaraKalbar.id - Bandara Supadio Pontianak tetap beroperasi selama larangan mudik diberlakukan guna melayani penerbangan penumpang maupun kargo.
Namun ada sejumlah penumpang yang ditolak terbang melalui Bandara Supadio lantaran tak mengantongi persyaratan lengkap selama larangan mudik.
Hal itu dibenarkan oleh General Manager PT Angkasa Pura II Bandara Supadio Pontianak, Akbar Putra.
Ia menjelaskan di masa periode larangan mudik pada 6-17 Mei 2021, semula pemeriksaan hanya fokus ke administrasi kesehatan.
Namun dengan penerapan aturan SE Nomor 13 Tahun 2021, ditambah yakni dilakukan pemeriksaan administrasi perjalanan atau surat keterangan jalan.
"Dalam masa periode larangan mudik, sudah ada tiga orang yang ditolak terbang karena syarat tidak lengkap. Untuk itu kepada penumpang harus memenuhi ketentuan yang ada," ujarnya Senin (10/5/2021) seperti dikutip dari Antara.
Sementara itu untuk untuk jumlah aktivitas penerbangan menurutnya mengalami penurunan. Jumlah penumpang, kata dia, turun 69 persen dari periode yang sama dengan tahun lalu.
"Sedangkan untuk aktivitas penerbangan maskapai turunnya sebesar 33 persen," sebutnya.
Secara angka menurutnya total hanya 16 penerbangan, di mana 20 persen untuk penumpangan dan 80 persen penerbangan untuk kargo.
Baca Juga: Perawatan Kecantikan Jelang Lebaran, Yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan
"Rata - rata dari data yang ada saat larangan mudik ini hanya ada 2-3 penerbangan penumpang setiap hari. Sedangkan untuk penerbangan kargo itu relatif stabil," jelas dia.
Lebih lanjut, Akbar memprediksikan setelah tanggal 17 Mei 2021 atau seusai larangan mudik aktivitas penerbangan akan kembali normal
"Kami yakin penerbangan akan normal jika larangan mudik berakhir," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
Pilihan
-
Babak I Indonesia vs Bangladesh: Garuda Pesta Gol, Mitchell Baker Quattrick
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
-
Buntut Temuan di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Mundur dari Jabatan
-
Reshuffle Kabinet: 'Orang Jokowi' Tersingkir, Sugiono Disebut Rangkap Jadi Menko PMK
-
Diberhentikan dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Disebut Bakal Jadi Kepala KSP
Terkini
-
BRI Peduli Hadir untuk Mahesa, Bantu Wujudkan Mimpi Lewat Sepeda
-
Potret Ekonomi Kerakyatan Jadi Tema BRI InFrame 2026
-
BRI Dorong Nasabah Kenali Peluang Investasi Syariah di Tengah Dinamika Pasar
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM
-
Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak