SuaraKalbar.id - Tawar menawar barang menjadi hal biasa saat transaksi jual beli. Seorang warganet melakukannya saat beli HP secara online.
Warganet tersebut melakukan negosiasi dengan penjual HP lewat Facebook Messenger saat belanja online.
Namun malah berujung kejadian tak terduga hingga kisahnya viral.
Kisah tersebut diunggah oleh akun Twitter @txtdarionlshop, Kamis (27/5/2021). Tampak bidikan layar chat pembeli dan penjual.
Si penjual awarnya menawarkan HP Redmi 9. Seorang calon pembeli pun tertarik dan menanyakan harganya.
"1,1 juta nego," balas penjual.
Mengetahui harga tersebut, pembeli lantas menawarnya separuh harga lebih sedikit.
"Ada 600," tulisnya.
Tetapi si penjual tak terima dengan tawaran tersebut dan justru memberikan jawaban mengejutkan.
Baca Juga: Polisi Periksa 4 ASN soal Kasus Vaksin Covid-19 Ilegal di Sumut
"Beli cabe aja mas (daripada nawar HP)," ujarnya.
Herannya, saran tersebut ditanggapi pembeli dengan kalimat tak kalah lucu.
"Dapat berapa kilo tuh," tanya pembeli.
Lantaran kesal, penjual pun menjawab ketus, "1 ton".
Percakapan penjual dan calon pembeli itupun mengundang tawa warganet. Beragam komentar dituliskan.
"Cabe seton lebih mahal daripada HP itu lah tolong. Daku tertawa," kata @deca***.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kelangkaan Solar Disebut Mulai Lumpuhkan Transportasi Air di Pesisir Kalbar
-
7 Sepatu Lari yang Cocok untuk Cuaca Lembap dan Panas di Kalimantan Barat
-
Banjir Rendam Permukiman di Mandor Landak, 60 Rumah Warga Terdampak
-
2.253 Telur Penyu Gagal Diselundupkan ke Malaysia, Modus Pelaku Akhirnya Terbongkar
-
Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM