SuaraKalbar.id - Dua orang wanita asal Kalimantan Barat (Kalbar) dideportasi dari Malaysia usai melahirkan.
Kedua ibu-ibu tersebut yakni Yuliani asal Sekadau dan Darmawati asal Sambas.
Mereka dideportasi dari Negeri Jiran karena tidak memiliki dokumen perjalanan yang sah.
Kasus ini kemudian ditangani oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia atau KJRI Kuching.
KJRI Kuching membantu proses kedua wanita terseebut melalui PLBN Entikong, Selasa (15/6/2021).
"Kami dari KJRI Kuching membantu pemulangan WNI, dua orang ibu-ibu yang baru melahirkan di Rumah Sakit Sibu, Sarawak," kata Kepala KJRI Kuching Yonny Tri Prayitno seperti dikutip dari Antara.
Ia mengatakan, sebelum dipulangkan, pada KJRI Kuching telah menerima dua orang WNI perempuan beserta anaknya akhir Mei 2021 lalu.
"Kedua orang ibu tersebut diserahkan oleh pihak Imigrasi Bagian Sibu, Sarawak, ke KJRI Kuching setelah mereka melahirkan di Rumah Sakit Sibu, Sarawak karena tidak memiliki dokumen perjalanan yang sah," sambungnya.
Mereka kemudian ditempatkan sementara di rumah Perlindungan KJRI Kuching selama menunggu proses pembuatan dokumen perjalanan pulang ke Indonesia.
Baca Juga: 6 Universitas Terbaik di Kalimantan Barat
Proses pemulangan melalui PLBN Entikong berjalan lancar setelah sebelumnya telah mengikuti SOP pencegahan COVID- 19 di RS KPJ Kuching.
Kedua wanita asal Kalbar mesti menjalani karantina terlebih dahulu sebelum kembali ke kampung halaman.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
BRI Raih 4 Penghargaan, Perkuat Komitmen Dukung Digitalisasi dan UMKM
-
BRI Konsisten Buyback Saham untuk Optimalkan Nilai Pemegang Saham
-
Sempat Mangkir, Pamar Lubis Kini Ditahan Polda Kalbar
-
BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional
-
BRI Rayakan Perjalanan 131 Tahun dengan Semangat Kolaborasi dan Kepedulian