SuaraKalbar.id - TR (22) pemuda dibui lantaran diduga jadi hacker. Dia disinyalir membobol situs Mola TV, milik PT Global Media Visual.
Pemuda asal Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat tersebut tersandung kasus peretasan dan kini mendekam di tahanan Polda Metro Jaya.
Bupati Kayong Utara Citra Duani pun mengatakan dirinya telah menemui TR belum lama ini.
Ia mengabarkan kondisi TR dalam keadaan baik di penjara.
Tak tahu melanggar hak cipta
TR diduga meretas layanan tv streaming Over The Top Mola TV sudah cukup lama dan telah menghasilkan pundi-pundi rupiah dari hasil meretas layanan itu di situs Mola TV.
Diperkirakan, sudah enam bulan terakhir TR mendapat untung dari iklan diduga dari Mola TV yang diretasnya.
Citra mengatakan TR tidak mengetahui bahwa perbuatannya itu akan melanggar aturan hak cipta.
Dia juga tidak menyangka akan berurusan dengan pihak hukum.
Baca Juga: Viral Beda Data Kematian Covid-19 di Kalimantan Barat, Publik Bertanya-tanya
"Katanya sejak enam bulan lalu dapat penghasilan dari Iklan. Ia pun dia tidak tahu kalau uang dari iklan yang masuk ke rekeningnya dia itu termasuk melanggar hukum," ujarnya seperti dikutip dari Antara, Sabtu (19/6/2021).
"Inikan pelanggaran hak cipta, jadi kita disarankan pihak Polda Metro, agar di mediasi ke pihak Mola Tv saja," sambungnya.
Disiapkan kuasa hukum
Terkait kasus ini, Citra juga mengatakan pihaknya akan menyiapkan kuasa hukum untuk TR dan berusaha melakukan medias kepada pihak yang bersangkutan.
"Kami juga telah komunikasi dengan Polda Metro Jaya untuk bisa membuka ruang untuk mediasi ke pihak Mola Tv, agar kasus ini dapat menyelesaikan persoalan itu secara kekeluargaan terlebih dahulu karena TR sendiri ini hanya tersandung masalah hak cipta kalau kita lihat," terang Citra.
"Intinya selaku bupati akan memberikan bantuan hukum dengan mengutamakan jalur preventif terhadap pihak perusahaan Mola TV yang dirugikan tersebut," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Harga TBS Kelapa Sawit Kalbar April 2026 Tembus Rp3.726 Per Kilogram, Ini Rinciannya
-
Cara Menghilangkan Bekas Luka Gatal dengan Salep Herbal Lokal Khas Suku Dayak, Benarkah Ampuh?
-
Tips Memilih Helm yang Nyaman dan Tidak Bikin Pusing untuk Perjalanan Jauh Trans Kalimantan
-
Dana Hibah Rp15 Miliar Kampus di Singkawang Diusut, Mengapa Sempat Masuk Rekening Pribadi?
-
7 Hal yang Menentukan Harga AC di Pasaran