SuaraKalbar.id - Polisi memburu terduga pelaku pembunuhan yang menewaskan seorang pria bernama Dedi Rahman. Pelaku melarikan usai kejadian.
Dedi tewas tak lama setelah leher ditebas oleh pelaku. Saat itu, dia sedang duduk bersama istrinya di rumah mereka di Desa Gambah, Kecamatan Barabai, Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan.
Insiden berdarah tersebut terjadi, Rabu (28/7) sekitar pukul 11.30 Wita dan menggegerkan warga.
"Saat ini polisi masih bekerja di lapangan dan melakukan pengejaran terhadap tersangka yang melarikan diri," ujar Ps Paur Subbag Humas Polres Hulu Sungai Tengah, Aipda M Husaini seperti dikutip dari Antara.
Ia mengatakan, akibat serangan pelaku tersebut, korban mengalami luka sabetan parang pada bagian pinggang, bahu dan terparah di bagian tengkuk belakang leher.
Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut, namun nyawanya tidak tertolong.
Hingga kekinian, polisi masih melakukan penyelidikan dan pencarian terhadap pelaku pembunuhan terhadap Dedi.
"Polisi sudah mendatangi TKP dan sekarang masih proses penyelidikan. Sedangkan motif penyerangan masih kita dalami," pungkas Husaini.
Baca Juga: Jadi Tersangka, Motif Lansia Bunuh Istri di Jagakarsa karena Cemburu
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Bukan Oplosan, Ini Modus 'Halus' Penjualan BBM Subsidi di Kalbar yang Terungkap
-
Gawai Dayak Melawi: Ketika Budaya Tak Sekadar Dirayakan, Tapi Dipertahankan dari Zaman
-
'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari
-
Bela Tanah Adat Berujung Laporan Polisi, Warga Ketapang Desak PT Mayana Cabut Kasus
-
Usai Dikunjungi Rocky Gerung, Ini Rahasia Kopi Warkop Asiang yang Sejak Dulu Bikin Orang Rela Antre