SuaraKalbar.id - Ustaz Yusuf Mansur membagikan kenangan bersama Tuan Guru Kapuh atau KH Ridwan Baseri yang berpulang ke Rahmatullah, Senin (12/8/2021).
Tuan Guru Kapuh meninggal dunia akibat sakit. Ulama kharismatik itu merupakan sahabat Ustaz Yusuf Mansur.
Melalui akun Instagram pribadinya, Ustaz Yusuf Mansur mengabarkan wafatnya Tuan Guru Kapuh.
"Innaa lillaahi wa innaa ilaihi rooji'uun...Telah wafat sahabat saya... Guru Kapuh. Atau dikenal juga Guru Ridwan. Ulama kharismatik, asal Kandangan, Tapin... Hulu Sungai Selatan. Wafat," tulis sang ustaz, Selasa (12/8).
Ia membagikan foto kenangannya bersama Tuan Guru Kapuh. Keduanya tampak duduk bersebelahan dan tersenyum ke hadapan kamera dalam foto itu.
Ustaz Yusuf Mansur menyebut Tuan Guru Kapuh memiliki Majlis Ta'lim al-Hidayah di Desa Kepuh. Ia mengajak publik untuk mendoakan sang sahabat yang telah wafat.
Baginya, Tuan Guru Kapuh adalah sosok penting tak hanya bagi warga Kalimantan Selatan namun juga dunia. Wafatnya sang ulama meninggalkan dukacita mendalam.
"Mohon doa u/ beliau. Kalsel dan Indonesia serta dunia... Kehilangan paku buminya... Semoga lahir lebih banyak lagi ulama di kemudian hari. Aaamiin," pungkas Ustaz Yusuf Mansur.
Anak Ungkap Wasiat
Baca Juga: Kabar Duka, Ulama Kharismatik Tuan Guru Kapuh Meninggal Dunia
Jenazah Tuan Guru Kapuh dikebumikan di pemakaman keluarga samping pendopo rumah duka di Desa Kapuh, Kecamatan Simpur, Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan.
Saat prosesi pemakaman, anak pertama Tuan Guru Haji Kapuh, Guru Fauzan menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada para tenaga medis yang telah berjuang hampir sebulan membantu kesembuhan ayahanda.
Guru Fauzan sangat berharap walaupun ayahanda sudah tidak ada, Ilmu dan pelajaran yang sudah diberikan bisa terus diamalkan.
Ia menyebut Tuan Guru Kapuh sangat kooperatif dengan berbagai program pemerintah demi kemashalatan umat, termasuk dengan penerapan protokol Covid-19. Sikap tersebut juga menjadi wasiat sang ulama.
"Ini salah wasiat abah, mari kita dukung pemerintah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan untuk memutus penyebaran Covid-19," ungkap Guru Fauzan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional
-
BRI Rayakan Perjalanan 131 Tahun dengan Semangat Kolaborasi dan Kepedulian
-
Dari Investor Global hingga UMKM, BRI Bangun Koneksi Bisnis Lintas Negara
-
Dukung Pembangunan Nasional, BRI Salurkan KUR Rp167,01 Triliun hingga September 2026
-
Karhutla Kian Mengancam, 62.400 Balita Terserang ISPA: Pemerintah Harus Bertindak!