SuaraKalbar.id - Banjir di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar), menerjang 12 kecamatan. Sedangkan korban yang terdampak bencana alam ini mencapai 21,874 kepala keluarga (KK).
Banjir tersebut telah melanda kawasan Sintang sejak sepekan terakhir hingga kini Rabu, Rabu (3/11/2021).
Kepala BPBD Sintang Sugianto mengatakan, ada 21,874 KK di Kabupaten Sintang. Data saat ini, banjir tersebar di 12 kecamatan.
"Banjir masih belum surut. Termasuk di wilayah perkotaan. Ketinggian air masih berkisar 1,5 hingga dua meter," kata Sugianto, dikutip dari Insidepontianak.com - jaringan Suara.com, Rabu (3/11/2021).
Menurut Sugianto, banjir di Sintang merupakan kiriman dari Melawi, dan Kapuas Hulu. Menurutnya, banjir kali ini terparah. Sebab, telah merendah hampir seluruh desa dan Kecamatan. Bahkan, Jalan Protokol Lintas Melawi di PKP Mujahiddin juga tergenang dengan ketinggian air mencapai satu meter.
Sugianto memastikan pihaknya terus melakukan pendataan terhadap warga terdampak banjir.
“Saat ini kami mengimbau warga masyarakat selalu waspada dan hati-hati, kareja banjir semakin tinggi. Semuanya jaga harta benda, sanak saudara untuk kebaikan kita bersama,” katanya.
Berita Terkait
-
Banjir Masih Rendam 12 Kecamatan di Sintang, Ketinggiannya Hingga Dua Meter
-
Bangun Jalan Hingga Jembatan, Bengkayang Ambil Pinjaman di PEN Rp 250 Miliar
-
Jenazah Kakak Beradik yang Tenggelam di Pantai Gratis Ditemukan Terapung
-
HUT ke-250 Pontianak, Wali Kota Ungkap PR-nya
-
KPK Terima Laporan Korupsi di Kalimantan Barat
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama
-
IPOSC 2026 Digelar Saat Karhutla Parah, Muncul Desakan agar Acara Sawit Dibatalkan
-
KM Virgo 8 Dikira Tenggelam, Menhub Ungkap Kondisi Terbaru Kapal Ternyata Terbalik
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM
-
Dari PMI Jadi Pengusaha, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Jantung Kota Taipei