SuaraKalbar.id - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyatakan memasuki usia ke-250 tahun Kota Pontianak, pemerintah kota terus berbenah mulai dari sisi infrastruktur, pertumbuhan ekonomi hingga persoalan penduduk, guna perkembangan dan kemajuan di ibu kota Provinsi Kalimantan Barat tersebut.
"Pertumbuhan penduduk yang semakin pesat juga diiringi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, hal itu dibuktikan dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Pontianak tahun 2020 yang menyentuh angka 79,44 atau tertinggi se-Kalimantan Barat," kata Edi Rusdi Kamtono dalam sambutan Peringatan HUT ke-250 Pontianak, Sabtu (23/10/2021).
Edi menyebutkan, ada dua sektor yang menjadi prioritas untuk mempertahankan dan meningkatkan IPM di Kota Pontianak, yakni sektor pendidikan dan kesehatan.
Pemkot Pontianak terus berupaya memaksimalkan kedua bidang tersebut dalam meningkatkan IPM dan menjadikan sektor kesehatan dan pendidikan sebagai prioritas.
Baca Juga: Kasus Pinjol Ilegal di Pontianak, Polda Kalbar Tetapkan Dua Tersangka
Dia menambahkan, kualitas SDM ditentukan oleh dua sektor tersebut. Pontianak meraih IPM tertinggi di Kalbar karena dari sisi harapan lama sekolah tertinggi yakni 15 tahun.
"Dengan kondisi IPM Kota Pontianak yang terus naik dari tahun ke tahun, dapat diartikan bahwa pembangunan manusia di Kota Pontianak cenderung semakin baik," ujarnya lagi.
Edi mengatakan, terus berupaya mendongkrak IPM hingga beberapa tahun ke depan dan tidak kalah pentingnya meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan dan infrastruktur, sehingga pertumbuhan ekonomi juga meningkat dan angka pengangguran bisa ditekan.
Namun begitu, Edi menyatakan masih ada beberapa permasalahan kota yang menjadi pekerjaan rumah seiring dengan bertambahnya penduduk Kota Pontianak yang saat ini sudah tercatat 670.859 jiwa.
Permasalahan tersebut tidak bisa dituntaskan dalam tempo setahun atau dua tahun, dan tidak hanya oleh pemerintah saja, melainkan harus semua pihak, mulai dari pemerintah pusat, provinsi dan warga Kota Pontianak juga harus mendukungnya.
Baca Juga: Kepergok Pacarnya Lagi Selingkuh di Kontrakan, Pria Ini Tinju Kekasihnya Hingga Lebam
Selain di sektor peningkatan SDM, Edi Rusdi Kamtono juga berkomitmen untuk memperluas Ruang Terbuka Hijau (RTH) termasuk ruang publik ditargetkan akan ditambah sebanyak 10 titik hingga tahun 2025.
Berita Terkait
-
BRI Pegang Peran Penting dalam Penyaluran KUR di Kalimantan Barat
-
Jadwal Buka Puasa Pontianak dan Sunah-Sunah Berbuka Puasa
-
Ratusan Siswa Demo! Gagal SNBP 2025 Gegara Sekolah Lalai Input, Apa Itu PDSS?
-
Vonis Bebas Bikin Heboh, DPR Curiga Ada Kongkalikong di Balik Kasus Tambang Emas Ilegal Kalbar
-
Kejaksaan Agung Ajukan Kasasi, Banding Vonis Bebas WNA China Pencuri Emas
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Penghargaan The Asset Triple A: BRI Jadi Pemenang Best Issuer for Sustainable Finance
-
10 Wisata di Kalimantan Barat yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran
-
Detik-Detik Perkelahian Maut di Sungai Rengas yang Membuat Pemuda 24 Tahun Meregang Nyawa
-
Tips Menjaga Konsistensi Ibadah Setelah Ramadan dan Pentingnya Puasa Syawal
-
BRImo Hadirkan Kemudahan Transaksi Digital Sepanjang Libur Lebaran 2025