SuaraKalbar.id - Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Sutarmidji, didesak untuk meminta pertanggungjawaban perusahaan sawit dan tambang atas bencana banjir yang melanda lima kabupaten di Kalbar.
Hal itu dinyatakan pengamat Lingkungan dan Sosial Kalbar, Agus Sutomo. Menurutnya, bencana ekologis ini disebabkan oleh eksploitasi sumber daya alam (SDA) oleh perusahaan perkebunan dan pertambangan.
Sementara itu, pengelolaan lingkungan dilakukan secara serampangan. Akibatnya terjadilah kerusakan lingkungan. Korbannya masyarakat terdampak bencana. Seperti banjir yang terjadi hari ini.
“Perusahaan yang menyebabkan bencana ekologis harus dituntut. Tidak bisa dilepaskan begitu saja,” kata Agus Sutomo, dikutip dari Insidepontianak.com - jaringan Suara.com, Rabu (17/11/2021).
Menurutnya, Gubernur Sutarmidji tak cukup sekedar marah-marah begitu saja. Namun, mesti ada tindakan tegas. Termasuk perusahaan tambang. Juga harus diminta pertanggungjawabannya. Aktivitas tambang merusak daerah aliran sungai atau DAS.
“Bahkan kepala deerah bisa mendesak Kementerian ESDM menekan perusahan tambang memeberikan bantuan,” terangnya.
“Tanggung jawab mereka harus dituntut. Karena, selama ini mereka sudah mendapatkan keuntungan berlipat-lipat.”
Untuk itu, Agus berpendapat sudah seharusnya perusahaan memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir. Jangan lagi banyak alasan jika diminta pemerintah.
“Ini juga menjadi pelajaran kita agar ke depan pembangunan harus melihat kajian lingkungan,” pungkasnya.
Baca Juga: GAPKI Kalbar Bantah Industri Kelapa Sawit Sebabkan Banjir Kalbar
Tag
Berita Terkait
-
Atasi Banjir, Pemkot Jakarta Timur Bangun Rain Garden dan Bioswale
-
Kunjungi Daerah Banjir di Sintang, Begini Kata Gubernur Kalbar
-
Lahan Diserobot PT TMM, Warga Suka Mukti Datangi Kantor BPN
-
Mediasi Buntu, HGU PT. TMM Tumpang Tindih Sertifikat Warga Suka Mukti
-
Lahan Diserobot Perusahaan Sawit Sejak 1991, Warga Desa Suka Mukti Duduki Lahan
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama
-
IPOSC 2026 Digelar Saat Karhutla Parah, Muncul Desakan agar Acara Sawit Dibatalkan
-
KM Virgo 8 Dikira Tenggelam, Menhub Ungkap Kondisi Terbaru Kapal Ternyata Terbalik
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM
-
Dari PMI Jadi Pengusaha, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Jantung Kota Taipei