SuaraKalbar.id - Kabar duka datang dari Kabupaten Landak, satu balita berusia satu tahun di Desa Sidas meninggal dunia akibat Covid-19. Balita tersebut sebelumnya telah mendapat perawatan di RSUD Landak selama tiga hari.
Prosesi pemakaman balita tersebut pun telah dilakukan dengan menggunakan protokol penanganan Covid-19 pada Selasa (30/11/2021).
“Pihak Polsek, Koramil, Puskesmas Sidas dan pihak Desa serta Satgas Covid-19 Desa Sidas saling berkoordinasi di lapangan dalam hal keamanan dan proteksi prosesi pemakaman jenazah Covid 19,” ungkap Bhabinkamtibmas Bripka Yudi Aditya dalam rilisnya seperti dikutip Suarakalbar.co.id-jaringan Suara.com pada Rabu (1/12/2021).
Kapolsek Sengah Temila Ipda Yulianus Van Chanel mengungkapkan, selain terkonfirmasi Covid-19, balita tersebut juga mengalami kurang gizi sehingga harus mendapatkan perawatan intensif di RSUD Landak.
“Semoga tidak ada lagi warga Sengah Temila yang meninggal karena Covid-19. Untuk itu diharapkan masyarakat tetap patuhi protokol kesehatan dimanapun berada,” ucap Ipda Chanel
Untuk diketahui, berdasarkan data yang dirilis Dinkes Kalbar melalui situs dinkes.kalbarprov.go.id, pada 30 November 2021, penambahan kasus Covid-19 sejumlah satu jiwa dan tambahan korban meninggal satu jiwa, sedangkan pasien yang sembuh 11 orang.
Secara akumulatif total kasus positif Covid-19 hingga 30 November 2021 sebanyak 41.529 orang, 1.061 di antaranya meninggal dan 50 orang masih dalam perawatan. Untuk pasien Covid-19 yang sembuh sejumlah 40.418.
Sementara di Kabupaten Landak, terakumulasi jumlah pasien Covid-19 ada 3.228 orang dan pasien yang sembuh dan sembuh 3.180 orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM
-
Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak
-
BRI Dukung Olahraga dan UMKM, Raih Penghargaan Sports Industry 2026
-
PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut
-
Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama