SuaraKalbar.id - Jelang Libur Natal dan Tahun Baru 2022, Pemerintah Kalimantan Barat (Kalbar) diminta untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan bahan pokok atau sembako. Salah satunya dengan memenuhi suplay kebutuhan pokok masyarakat, sehingga tidak terjadi kelangkaan yang menjadi pemicu kenaikan harga.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Kalbar, Suriansyah. Menurutnya, lonjakan harga jelang Natal dan Tahun Baru disebabkan karena meningkatnya kebutuhan rumah tangga. Terutama untuk minyak goreng dan mentega.
Begitu juga dengan kenaikan cabai yang kerap dipicu oleh cuaca buruk. “Kenaikan harga terjadi karena permintaan meningkat,” kata Suriansyah, dikutip dari Insidepontianak.com - jaringan Suara.com, Senin (6/12/2021).
Politisi Partai Gerindra ini mendorong agar kenaikan harga ini dapat diatasi. Pemerintah Daerah diminta menjaga suplay kebutuhan pokok dari masing-masing komuditi.
“Untuk minyak goreng, pemerintah harus meningkatkan alokasi CPO dalam jumlah yang lebih besar dibanding biasa,” terangnya.
Dengan cara itu, Suriansyah yakin kenaikan harga dapat dikendalikan karena barang ada.
Ia pun mengimbau masyarakat menghindari panik buying atau membeli melebihi kebiasaan kebutuhan.
“Masyarakat harus yakin, pemerintah mampu mensuplay kebutuhan dalam jumlah yang cukup, sehingga tidak perlu berebut membeli sehingga menghindari tekanan harga,” pungkasnya.
Baca Juga: Harga Sembako Melonjak di Balikpapan, Dugaan Distribusi Kurang Lancar Hingga Penimbunan
Berita Terkait
-
Pemerintah Matangkan Rencana Pembatasan Kegiatan Masyarakat Jelang Nataru
-
Pemprov Kalbar Pasok Logistik Korban Banjir di Sintang, Sekadau dan Sanggau
-
Mulai Pekan Depan, Seluruh Tempat Umum di Kalbar Wajib Gunakan Aplikasi Peduli Lindungi
-
Desak Rehabilitasi Hutan dan Lahan, DPRD Kalbar Mohon Bantuan Pusat
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM
-
Dari PMI Jadi Pengusaha, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Jantung Kota Taipei
-
Bantu PMI Kelola Keuangan di Taiwan, Inovasi BRImo Raih Penghargaan IDX Channel 2026
-
DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026, Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan
-
Kemenhut Tangkap DPO Pemodal Illegal Logging di Kalteng Setelah 3 Bulan Buron