SuaraKalbar.id - Banjir pasang laut atau banjir rob menerjang sejumlah daerah di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat (Kalbar). Sejumlah rumah di kawasan pesisir pantai juga terdampak.
Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kayong Utara, Parsono mengatakan, terpantau 4 kecamatan yang terdampak banjir rob dengan ketinggian air bervariasi.
“Kecamatan Sukadana, Simpang Hilir, Kecamatan Teluk Batang dan Kecamatan Pulau Maya. Ketinggian air dari 5 sampai 35 cm, tapi ketinggian ini setiap daerah berbeda-beda,” tutur Parsono, dikutip dari Insidepontianak.com - jaringan Suara.com, Rabu (8/12/2021).
Menurut Parsono, kondisi air sudah mulai surut. Kondisi pasang laut ini diperkirakan akan terjadi 2 sampai 3 hari ke depan.
“Data wilayah Desa lainnya pada setiap Kecamatan masih dalam monitoring dan menunggu laporan perkembangan berikutnya. Pasang Air laut di perkirakan akan terjadi 2-3 hari mendatang,” katanya.
Berita Terkait
-
26 RT di Jakarta Terimbas Banjir Rob, Warga Ancol Mulai Mengungsi
-
Banjir Rob Jakarta Diprakirakan Semakin Sering Terjadi Karena Siklus Orbit Bulan
-
Pemprov DKI Jakarta Berencana Relokasi Warga Terdampak Banjir Rob ke Rusun
-
4 ABK Kapal Karam di Laut Kayong Utara Berhasil Dievakuasi
-
Alat Pendeteksi Tsunami di Pasauran Hilang, BPBD Banten Sebut Banjir Rob Fenomena Alami
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
Terkini
-
Waspada! Potensi Hujan Sedang di Kalbar Hingga Akhir Maret 2026
-
Jangan Langsung Dicuci! Ini Cara Merawat Baju Olahraga Agar Tetap Awet dan Tidak Bau
-
5 Tanda Anak Kekurangan Protein yang Sering Tidak Disadari, Orang Tua Harus Tahu!
-
Antrean BBM Panjang di Pontianak, Warga Sudah Resah: Benarkah Tidak Langka?
-
BRI Peduli Nyepi 2026: 2 Desa di Bali Terima 2.000 Paket Sembako