SuaraKalbar.id - Beredar video pendek rekaman warga yang memperlihatkan aksi pencurian teralis di Komplek Angkasa Permai, Jalan Adi Sucipto, Kecamatan Sungai Raya, Kubu Raya, Senin (10/1/2022) siang.
Dalam video berdurasi 33 detik yang didapat insidepontianak.com--Jaringan Suara.com, terlihat seorang pria mengenakan baju hijau, sibuk mengikat tralis di sepeda motor. Ia pun tampak buru-buru. Matanya liar melihat kiri-kanan. Pria ini diduga melakukan pencurian.
Nahas, perbuatan itu ternyata dipergoki warga yang berada di atas rumah berlantai dua. Aksi dugaan pencurian itu pun direkam. Pelaku terlihat menyadari, aksinya direkam. Ia bahkan tampak kesal dan sempat menegur orang yang merekam dari kejauhan sambil bergegas menghidupkan motornya.
Kasat Reskrim Polres Kubu Raya, AKP Jatmiko mengatakan, pihaknya segera menindaklanjuti dugaan pencurian ini, meski belum ada laporan dari masyarakat.
“Belum monitor, nanti kita cek,” katanya, melansir dari sumber yang sama di hari yang sama.
Ia mnjamin, setiap laporan masyarakat terkait dugaan pelanggaran hukum akan ditindaklanjuti secara serius dan profesional. Sebab, sekecil apapun perbuatan yang melawan hukum harus diroses sesuai aturan yang berlaku.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Viral! Wagub Kalbar Tantang Dedi Mulyadi, Ucapannya Bikin Heboh: Kucium Lututnya
-
Harga TBS Kelapa Sawit Kalbar April 2026 Tembus Rp3.726 Per Kilogram, Ini Rinciannya
-
Cara Menghilangkan Bekas Luka Gatal dengan Salep Herbal Lokal Khas Suku Dayak, Benarkah Ampuh?
-
Tips Memilih Helm yang Nyaman dan Tidak Bikin Pusing untuk Perjalanan Jauh Trans Kalimantan
-
Dana Hibah Rp15 Miliar Kampus di Singkawang Diusut, Mengapa Sempat Masuk Rekening Pribadi?