Video tersebut diunggah melalui akun twitter @presidendungu yang menyertakan keterangan, mempertanyaan video tersebut pada Rabu (12/1/2022).
”Aparat POLRES SINGKAWANG sudah gunakan Bahasa China, Apa harus begini nasib bangsa kita ini. Bukannya bahasa Nasional Indonesia.. malah diganti dengan *bahasa Mandarin*... Sudah kacau negara ini atau sudah melupakan PESAN atau PENGAKUAN Sumpah Pemuda.? Piye Pa,” tulis dalam keterangan video yang diunggah.
Video itupun mendapatkan beragam respon dari warganet, sebagian memberi penjelasan bahwa Kota Singkawang memang didominasi oleh masyarakat Tionghoa.
Sebelumnya, dijelaskan Kasat Binmas Polres Singkawang Iptu Supiyanto, bersama anggotanya dengan menggunakan Mobil Penyuluhan Binmas melaksanakan penyuluhan keliling.
Sebelumnya, dijelaskan Kasat Binmas Polres Singkawang Iptu Supiyanto, bersama anggotanya dengan menggunakan Mobil Penyuluhan Binmas melaksanakan penyuluhan keliling.
Sebelumnya, dijelaskan Kasat Binmas Polres Singkawang Iptu Supiyanto, bersama anggotanya dengan menggunakan Mobil Penyuluhan Binmas melaksanakan penyuluhan keliling. Penyuluhan polisi yang mengimbau dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat Kota Singkawang dengan menggunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa Hakka itu disampaikan Anggota Binmas Polres Singkawang Bripka Mernawati yang merupakan personil polisi keturunan Tionghoa.
4. Investor dari Jakarta akan Bangun Kereta Gantung di Bukit Kelam
Pesona keindahan Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kelam di Kabupaten Sintang, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) mulai menarik perhatian, tak hanya bagi para wisatawan namun juga menarik perhatian para investor.
Oleh karena itu, Bupati Sintang Jarot Winarno meminta kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang untuk bersiap diri menyambut kedatangan investor.
Baca Juga: Pelaku Begal di Kubu Raya Ditangkap, Sembunyi 3 Hari di Hutan dan Suruh Kekasih Pulang ke Karawang
"Nanti, ada investor dari Jakarta yang akan melakukan presentasi rencana pembangunan kereta gantung di Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kelam. Saya minta Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata, Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Barat untuk mempersiapkan diri atas rencana tersebut,” ujar Jarot, melansir Suarakalbar.co.id,-jaringan suara.com, (13/1/2022).
"Nanti, ada investor dari Jakarta yang akan melakukan presentasi rencana pembangunan kereta gantung di Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kelam. Saya minta Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata, Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Barat untuk mempersiapkan diri atas rencana tersebut,” ujar Jarot.
Tag
Berita Terkait
-
Kasus Penyalahgunaan Narkoba, Pedangdut Velline Chu Jalani Rehabilitasi Hasil Asesmen BNN
-
Pelaku Begal di Kubu Raya Ditangkap, Sembunyi 3 Hari di Hutan dan Suruh Kekasih Pulang ke Karawang
-
Fakta Viral Polisi Gunakan Bahasa Tionghoa di Singkawang! Wujud Kearifan Lokal hingga Punya Darah Campuran Tionghoa
-
Intip Pesona Bukit Kelam di Sintang, Akses yang Cukup Mudah Dijangkau Hingga Miliki Keanekaragaman Hayati
-
Kembalikan Emas Yang Terjatuh di Jalan, Jukir di Pontianak Panen Pujian
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
Terkini
-
BRI dan Danantara Perkuat Fundamental, Cost of Fund Turun ke 2,33%
-
BRI dan Danantara Perkuat Transformasi, Dividen Jumbo Capai Rp52,1 Triliun
-
Perkuat Tata Kelola, BRI Terapkan Zero Tolerance untuk Fraud dan Korupsi
-
Baru Keluar dari Warkop, Anggota DPRD Sekadau Tewas usai Bertabrakan dengan Truk Tangki
-
BRI Cetak Wirausaha Baru dari Kalangan PMI, Cirebon Jadi Fokus Program