SuaraKalbar.id - Kalimantan Barat (Kalbar) masuk peringkat ketiga, sebagai provinsi dengan persentase pemuda terbanyak bekerja di bidang pertanian, yakni sebesar 37, 46 persen, sedangkan Papua menduduki peringkat pertama sebesar 73, 05 persen dan dilanjutkan oleh Nusa Tenggara Timur sebesar 45,97 persen.
Menurut data Badan Pusat Statistik Nasional, lapangan usaha utama anak muda di Indonesia tahun 2021, sebesar 19, 18 persen adalah di bidang pertanian, dengan pendapatan rata-rata per bulannya mencapai Rp 1, 47 juta.
Namun tidak menyeluruh dari jumlah tersebut berpenghasilan dibawah UMR, sebanyak 9, 92 persen berpenghasilan sekitar Rp 3 juta per bulan, 17, 38 persen berpenghasilan Rp 2 hingga 3 juta tiap bulannya, dan selebihnya di kisaran Rp 1 juta hingga 2 juta tiap bulannya
Dalam rilisnya, BPS Juga menyebut bahwa usaha pertanian menyerap tenaga kerja terbanyak, 37,13 juta penduduk di tahun 2021.
“Dengan rata-rata umur penduduk yang bekerja di lapangan usaha ini tergolong tidak muda yakni 46 tahun (Sakernas Agustus, 2021),” tulis BPS Lewat laman resminya, senin (17/1/2022)
Dalam memajukan lapangan usaha pertanian, selain adopsi teknologi, regenerasi agar lebih banyak usia muda yang masuk ke lapangan usaha ini bisa menjadi solusi.
Menurut publikasi Statistik Pemuda Indonesia 2021, tak sampai seperlima pemuda Indonesia (16-30 tahun) yang bekerja di lapangan usaha pertanian.
Selebihnya, pemuda yang masuk Generasi Milenial dan Z itu lebih tertarik bekerja di lapangan usaha industri (25,02 persen) dan jasa (55,80 persen) dengan rata-rata pendapatan mencapai Rp 2 juta.
Baca Juga: Nekat Curi HP dan Motor di Siang Bolong, Pria di Pontianak Dibekuk, Hampir Diamuk Masa
Berita Terkait
-
Nekat Curi HP dan Motor di Siang Bolong, Pria di Pontianak Dibekuk, Hampir Diamuk Masa
-
Dikhawatirkan Kapolda Capaian Vaksinasi Belum Optimal, Pemkab Mempawah Target Suntik 2000 Orang per Hari
-
Curi Gelang Adik Ipar Lalu Digadai, SR Terancam Lima Tahun Penjara
-
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono Sampaikan Ada 3 Potensi Bencana di Kota Pontianak yang Patut Diwaspadai
-
UPTD PPA Kini Hadir di Kubu Raya, Bupati Muda Berharap Kewenangan Wajib Pemda Terhadap Korban Dapat Terlaksana
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
BRI Hadirkan ORI030, Investasi ORI dengan Kupon Tetap Hingga 7,00%
-
BRI Peduli Dorong KWT Bogor Naik Kelas Lewat Inovasi Olahan Pala
-
BRI dan Danantara Perkuat Fundamental, Cost of Fund Turun ke 2,33%
-
BRI dan Danantara Perkuat Transformasi, Dividen Jumbo Capai Rp52,1 Triliun
-
Perkuat Tata Kelola, BRI Terapkan Zero Tolerance untuk Fraud dan Korupsi