SuaraKalbar.id - Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan ingin anak terlibat langsung dalam mengisi program pembangunan di kabupaten, melalui Musrenbang anak.
Dia menjelaskan, melalui musrenbang anak, hak-hak mereka akan disuarakan. Sehingga dalam program pembangunan di daerah, suara mereka juga bisa di dengar.
"Contoh, saat ini masih banyak anak-anak kita yang menjadi korban bully baik oleh temannya, maupun orang di sekitarnya," terang Muda, melansir Antara, Kamis (3/2/2022).
Padahal, menurutnya bully bisa menimbulkan efek trauma dan membekas pada anak yang tentu berpengaruh pada tumbuh kembang mereka.
"Bahkan sampai ada yang nekat bunuh diri gara-gara di bully," tuturnya.
Belum lagi anak-anak kerap menjadi korban kekerasan bahkan ada yang menjadi korban trafficking.
Selain itu, dengan semakin berkembangnya kemajuan teknologi digital, anak-anak juga perlu mendapatkan pendampingan yang baik agar tidak mudah terpapar hal negatif.
"Untuk itu anak-anak kita harus semakin cerdas dan harus tahu di mana bahayanya di mana kerentanannya dari digitalisasi ini, agar mereka mampu memanfaatkan kecanggihan teknologi dan pemanfaatan digitalisasi untuk hal positif yang mendorong kemandirian dan kemajuan mereka," kata Muda.
Terkait hal tersebut, dirinya mendorong kepada pemerintah desa, kecamatan dan semua lembaga untuk bergerak bersama memberikan ruang bagi anak-anak agar hak mereka tidak terabaikan.
Baca Juga: Miris! Nagita Slavina Ingin Bagikan Anak Kucing, Warganet Malah Berebut Minta Duit
Berita Terkait
-
Miris! Nagita Slavina Ingin Bagikan Anak Kucing, Warganet Malah Berebut Minta Duit
-
Viral Info Bocah Jadi Korban Penculikan di Cumpat Surabaya, Diduga Gegara Persoalan Orangtuanya
-
Pengembangan Padi di Kalbar Ditargetkan 315 Ribu Hektare, Proyeksinya Mencapai 945 Ribu Ton
-
929 KK di Kalbar Mendapat SK Hutan Sosial dari Presiden Jokowi, Gubernur Sutarmidji Usul Tanam Petai dan Jengkol
-
Nyamar Jadi Pembeli, Anggota Polres Sambas Berhasil Meringkus 2 Pengedar Sabu
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
Terkini
-
Viral Video Tak Senonoh Tayang di Videotron Pemkab Melawi, Begini Dugaan Penyebabnya
-
Mantri BRI Buka Akses Perbankan hingga Pegunungan Toraja
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Pasang Rating BBRI Jadi Overweight, Ini Alasan JPMorgan Berikan Sinyal Positif
-
BRI Perkuat UMKM Eks Pekerja Migran Indonesia Lewat KUR dan Pelatihan Purna Migran