SuaraKalbar.id - Peristiwa yang tak pernah diduga dialami oleh seorang gadis PU (23). Ia diperkosa Abangnya sendiri RE (26) di sebuah rumah kosong di kawasan kebun sawit di kecamatan sungai ambawang (30/03/2022).
Kejadian bermula ketika pada hari Senin (21/03) sore, RE mendatangi tempat kerja PU yang terletak di jalan Suwignyo Pontianak.
Hari itu, RE tak pulang, lelaki itu menginap di rumah tempat bekerja korban yang merupakan adik kandungnya sendiri.
Keesokan harinya sekitar pukul 06.00 wib hari selasa (22/03), RE mengajak korban keluar dari rumah tempatnya bekerja.
Oleh pelaku, korban tidak diijinkan untuk berpamitan kepada bos. Selanjutnya pelaku langsung membawa korban dengan menggunakan sepeda motor tanpa tujuan yang jelas.
Mimpi buruk bagi PU terjadi saat keduanya tiba di sebuah rumah kosong yang terletak di perkebunan sawit di kecamatan sungai ambawang. Keduanya beristirahat di rumah kosong tersebut dan untuk menginap.
Sekitar Pukul 23.00 WIB PU terbangun dari tidur dan hendak ke kamar kecil.
Usai ke kamar kecil, koban langsung ditarik oleh RE ke dalam kamar. Di dalam kamar, RE mengajak adik kandungnya sendiri untuk hubungan badan.
Tentu saja PU menolak. Penolakan dari korban dibalas dengan pukulan oleh pelaku ke dipipi kiri korban sebanyak satu kali.
Tak sampai di situ, pelaku juga menendang pinggang kiri PU sebanyak dua kali.
Selanjutnya RE membuka paksa baju serta celana panjang PU dan melancarkan aksi bejatnya, memperkosa adik kandungnya sendiri. Sementara itu, PU terus mencoba melawan sekuat tenaganya.
Selanjutnya, pada pukul 06.00 WIB di hari Rabu (23/03) RE pergi dengan membawa Hp dan KTP meninggalkan adiknya sendirian di rumah kosong tersebut.
Atas kejadian yang dialaminya tersebut, PU menceritakannya kepada saudaranya FS lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kubu Raya pada (28/03), begitu ungkap Kasatreskrim Polres Kubu Raya Akp Jatmiko, SH menjelaskan.
Menerima laporan tersebut, Satreskrim Polres Kubu Raya kemudian melakukan penyelidikan terhadap terduga pelaku RE (26th) warga Desa Padang Tikar yang telah melakukan Pemerkosaan terhadap adik kandungnya PU (23th) di sebuah rumah kosong dikawasan kebun sawit.
“Kami menerima laporan Sdr.FS (33th) yang merupakan keluarga pelaku dan korban bahwa telah terjadi kasus pemerkosaan terhadap Sdri.PU yang dilakukan Oleh abang kandungnya sendiri yaitu sdr.RE disebuah rumah kosong disalah satu perusahaan sawit di kecamatan sungai ambawang dan diketahui pelapor pada hari minggu (27/03)” terang kasat.
Tag
Berita Terkait
-
Anak Dibawah Umur Penyandang Disabilitas Mental Jadi Korban Pemerkosaan di Kabupaten Bulukumba, Pelaku Masih Buron
-
Kubu Raya Mantapkan Kurikulum Muatan Lokal Gambut dan Mangrove
-
Ayah Tega Perkosa Anak Kandungnya Sendiri di Buleleng Kini Dilaporkan ke Polisi
-
Dicekoki Miras Hingga Digilir Dua Pria, Kisah Pilu Ibu Pembunuh Bayi di Cipocok Jaya Serang
-
Kasus Anggota Satpol PP Surabaya Perkosa Purel Masuk Tahap Penyelidikan
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Pedagang Pakaian di Simeulue Sepi Pembeli Jelang Lebaran 2026, Daya Beli Masyarakat Menurun
-
Lonjakan Perdagangan Ternak di Pasar Hewan Aceh Besar Jelang Tradisi Meugang Lebaran 2026
-
6 Sopir Travel Terindikasi Positif Narkoba
-
Sekretaris dan Bendahara Bawaslu Pegunungan Arfak Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah
-
Jangan Sepelekan Suara Serak, Ini Penjelasan Dokter