SuaraKalbar.id - Ketua DPP PDI Perjuangan Tri Rismaharini mengaku pernah menolak sampai empat kali ketika diminta menjadi menteri saat masih menjabat Wali Kota Surabaya.
"Menteri itu sudah empat kali saya menolak. Saya bilang ke Pak Jokowi (Presiden Joko Widodo) mau selesaikan wali kota dulu," ucap Tri Rismaharini di sela-sela Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II PDIP Tahun 2021, di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu.
Hal tersebut disampaikannya saat ditanya tentang kemungkinannya untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta pada 2024.
Ketua DPP PDI Perjuangan Tri Rismaharini mengaku tak pernah membayangkan jadi apapun (termasuk menteri, red) dan saat ini belum terpikir untuk maju dalam Pilkada DKI Jakarta.
"Saya sekali lagi, saya enggak pernah membayangkan jadi apa saya. Karena bagi saya jabatan itu enggak bisa diminta," katanya.
Mantan Wali Kota Surabaya ini ini mengatakan, hingga saat ini belum ada komunikasi dari partai soal itu karena dia harus bekerja dengan konsentrasi penuh sebagai Ketua DPP Bidang Kebudayaan.
Risma mengaku tengah berkonsentrasi bagaimana agar masyarakat bisa mengakses ekonomi lebih baik.
Risma pun menegaskan bahwa bukan mimpinya untuk maju dalam Pilkada DKI 2024.
"Sekali lagi saya sampaikan itu bukan keinginan atau mimpi saya, sedikitpun tidak ada saya. Karena bagi saya jabatan itu tidak diminta," katanya.
Berita Terkait
-
10 Ide Rayakan HUT Jakarta Sambil Wisata Keliling Ibukota
-
Bukan Cuma Menang, Risma Ungkap PDI Perjuangan Punya Target Lain di Pemilu 2024
-
Janji Anies Baswedan Jelang Akhir Jabatan Sebagai Gubernur DKI Jakarta
-
Pemkot Jakbar Sebut Ada 5 Tokoh Betawi yang Diabadikan Jadi Nama Jalan, Siapa Saja?
-
Ngaku 4 Kali Tolak Jadi Menteri, Risma Ogah Mikir Maju Pilkada Jakarta: Bukan Mimpi Saya
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
BRI Peduli Hadirkan Aksi Nyata Jaga Kebersihan Mandalika di Ajang MotoGP 2026
-
BRI Pertahankan Posisi Merek Paling Bernilai di Indonesia di Tengah Persaingan Industri Keuangan
-
Investasi Mulai Rp100.000, BRI Hadirkan Tiga Produk Reksa Dana Eastspring
-
Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap
-
BRI Peduli Siapkan 500 Volunteer Dari Program "Yok Kita Gas", Dukung MotoGP Mandalika 2026