SuaraKalbar.id - Mayat seorang wanita ditemukan di sebuah sawah milik warga di Dusun Anik, Desa Anik Dingir, Kecamatan Menyuke Kabupaten Landak pada Rabu (6/7/2022) sekitar pukul 18.30 WIB lalu.
Berdasarkan identifikasi yang dilakukan pihak kepolisian, korban diketahui bernama Maselina Munis yang merupakan salah satu tenaga pendidik di salah satu sekolah di Kecamatan Ngabang Kabupaten Landak.
Terkait kronologi kejadian, Kapolsek Menyuke Ipda Hendra Setyawan Hendra mengatakan bahwa pada Rabu (06/07) sekitar pukul 06.30 WIB korban pamit kepada ibunya untuk pergi ke sawah.
Namun hingga sore hari, sekitar pukul 15.30 WIB ibu korban yang bernama Sipat merasa gelisah karena korban tak kunjung pulang ke rumah.
“Saksi Sipat pergi ke rumah anaknya Ita Yuliana yang jarak rumahnya tidak jauh dari rumah korban untuk memberitahukan bahwa korban belum pulang ke rumah” katanya.
Setelah mendapatkan informasi tersebut, Ita Yulianti kemudian menyuruh anaknya Sasa dan Lago untuk mencari korban ke lokasi sawah yang dimaksud akan tetapi korban tidak di temukan.
Para saksi kemudian memberi tahukan kepada kelurga lainnya untuk membantu mencari korban bernama Kadem.
“Sekira pukul 18.30 WIB Kadem tiba lokasi sawah milik korban dan melihat korban sudah terbaring dengan kondisi sudah meninggal di sawah,” sambung Kapolsek.
Hendra mengatakan setelah itu sekitar pukul 19.00 WIB korban di bawa pulang ke rumah oleh pihak keluarga untuk disemayamkan di rumahnya.
“Untuk lokasi meninggalnya korban berada ditengah sawah miliknya dan keluarganya yang sudah ditanami padi. Untuk dugaan sementara korban meninggal akibat serangan jantung pada saat sedang mencari keong emas yang mana pada TKP ditemukan kantong plastik warna merah berisikan keong emas,” jelas Kapolsek.
Baca Juga: Penampakan Shortcut Canggu Dulu Dan Kini, Pemandangan Sawah di Sekeliling Mulai Hilang
Hendra melanjutkan pada saat petugas datang di TKP sawah tesebut jenasah korban sudah dibawa pulang oleh pihak keluarga ke rumah duka.
Dalam pemeriksaan yang dilakukan, petugas tidak menemukan adanya tanda tanda kekerasan luar atau fisik.
“Adik kandung korban, keluarga korban menerima dan mengikhlaskan meninggalnya korban serta dibuatkan surat pernyataan penolakan otopsi / visum dengan disaksikan dan diketahui oleh ketua RT Zainudin dan Kepala Desa Anik Hemirinci,” papar Kapolsek melansir suarakalbar.co.id-jaringan suara.com-.
Sementara berdasarkan keterangan adik kandung korban Yuliana mengatakan bahwa korban memang memilik riwayat penyakit hipertensi dan asam lambung.
“Korban akan dimakamkan pihak keluarga pada Kamis (07/07) di pemakaman keluarga di Desa Anik Kecamatan Menyuke,” pungkas Kapolsek.
Berita Terkait
-
Penampakan Shortcut Canggu Dulu Dan Kini, Pemandangan Sawah di Sekeliling Mulai Hilang
-
Identitas Pria Paruh Baya yang Ditabrak KA Siliwangi Masih Misterius
-
Puluhan Hektare Sawah Warga Agam Diserang Hama Tikus, Dua Kali Panen Gagal
-
Dikira Tidur di Mobil, Sopir Travel Malah Ditemukan Meninggal Dunia di Parkiran Hotel, Begini Kronologinya
-
Heboh Video Penemuan Mayat Gantung Diri di Saung
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Perkuat Tata Kelola, BRI Terapkan Zero Tolerance untuk Fraud dan Korupsi
-
Baru Keluar dari Warkop, Anggota DPRD Sekadau Tewas usai Bertabrakan dengan Truk Tangki
-
BRI Cetak Wirausaha Baru dari Kalangan PMI, Cirebon Jadi Fokus Program
-
Dana SAL Kembali Ditempatkan, BRI Siap Dorong Akselerasi Ekonomi Nasional Lewat Pembiayaan Produktif
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?