SuaraKalbar.id - Viral video sekumpulan mahasiswa yang tengah melakukan aksi demo terkait kenaikan tarif BBM berusaha mencegat mobil RI 2 yang ditumpangi oleh Wakil Presden Maaruf Amin (07/09/22).
Lewat video yang dibagikan oleh akun Twitter @kr1t1kp3d45_pro, diketahui kejadian tersebut terjadi di Simpang Rumah Sakit Charitas, Kota Palembang.
"Mobil RI 2 (Kh. Maaruf Amin) dicegat oleh mahasiswa di simpang Charitas Palembang..," tulis keterangan pada unggahan tersebut.
Dalam video yang dibagikan, terlihat rombongan mobil Wapres melintasi jalan yang sama dengan yang dilalui oleh para mahasiswa pendemo yang memang sengaja menunggu kedatangan sang Wakil Presiden tersebut.
Menyadari kehadiran mobil Wapres, seorang mahasiswa tampak berusaha menghadang laju kendaraan dengan berlari tepat di depan mobil berplat "Indonesia" tersebut sambil dirinya berusaha dihalangi oleh seorang petugas kepolisian.
Menyadari mobil tak akan berhenti, mahasiswa tersebut kemudian segera menepi namun tetap berusaha mencegat rombongan kendaraan itu bersama dengan beberapa rekannya.
Sayangnya para pendemo tersebut tak berhasil mencegat rombongan wapres yang malah memilih kabur dari para massa pendemo.
Sebelumnya, diketahui kehadiran Wapres Maaruf Amin dan rombongan datang ke Palembang bertujuan untuk meresmikan pembukaan Sidang Pleno XIX Asosiasi Fakultas Bisnis dan Ekonomi (AFEBI) dan Halal Summit 2022.
Akibat kejadian kabur dari para pendemo tersebut, banyak netizen yang menyayangkan aksi yang dilakukan oleh Maaruf Amin karena dinilai memilih diam kepada para pendemo.
Baca Juga: Wapres Ma'Ruf Amin: BBM Bukan Naik, Tapi Penyesuaian
"Moment yang sangat pas buat pencitraan pak MA sebenarnya. Coba berhenti dan turun dari mobil hadapi para pendemo, yakin dah mahasiswa juga pikir panjang mau anarkis ke pak Kyai yang sudah sepuh.
Sayang sekali," tulis @dip**
"Kyai kok kayak gini,, harusnya dialog dong kan dikawal sama polisi..," ketik @ala**
"Wapres kan seorang Kyai, sekarang jadi pemimpin.. apa dipikir diam, tidur, terus kabur nanti di akhirat gak dimintai pertanggungjawaban sebagai pemimpin? Berat pak Kyai," tambah @khu**
Kontributor: Maria
Berita Terkait
-
Saat BBM Naik Dan Koruptor Bebas, Pesan Menohok Arie Kriting: Terlalu Berat Mengambil Guna Bagi Bangsa Ini
-
Aksi Demo Tolak Kenaikan Harga BBM Berlanjut, Ini Kata Polisi Soal Pengalihan Arus Lalu Lintas
-
Dinsos Catat Sebanyak 340.921 Keluarga di DIY Dapat BLT BBM
-
Petugas SPBU Marahi Pemotor Gegara Diduga Tak Sabar dan Serobot Antrean, Publik: Harga BBM naik Semua Emosi
-
Terpopuler: Demo Pengemudi Ojol di Cirebon, Pembunuh Calon Mubalig LDII Terancam Hukuman Mati
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Bawa Sport Tourism Indonesia Mendunia, BRI Dukung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
-
DPO Kasus Pemalsuan Sertifikat Pamar Lubis Ditangkap Buser Polda Metro Jaya
-
BRI Peduli Hadir untuk Mahesa, Bantu Wujudkan Mimpi Lewat Sepeda
-
Potret Ekonomi Kerakyatan Jadi Tema BRI InFrame 2026
-
BRI Dorong Nasabah Kenali Peluang Investasi Syariah di Tengah Dinamika Pasar