SuaraKalbar.id - Sejumlah kader dan simpatisan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Singkawang keberatan Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie disebut 'Monyet' oleh seorang anggota DPRD Singkawang dari Fraksi NasDem, Susi Wu.
“Kami merasa sangat keberatan, salah satu kader terbaik kami, yakni Tjhai Chui Mie yang merupakan Bendahara PDIP dikatain Monyet. Atas dasar itu, kami merasa perlu mengambil sikap tegas untuk melaporkan kepada aparat hukum, dengan harapan apa yang kami adukan dapat ditindaklanjuti. Bagaimana pun juga, kami harus menjaga nama baik dan marwah partai,” kata Wakil Ketua Bidang Hukum, Politik dan Perundang Undangan PDIP Kota Singkawang Bambang Stiadi, Rabu (9/11/2022).
Untuk itu, sejumlah kader dan simpatisan PDIP Kota Singkawang yang dipimpin langsung oleh Bambang Stiadi mendatangi Mapolres Singkawang untuk melaporkan Susi Wu pada Rabu kemarin.
Laporan tersebut pun telah diterima oleh Wakapolres dan Kasatreskrim Polres Singkawang.
“Alat bukti sudah kami miliki, yakni berupa konten akun FB salah satu anggota dewan yang mengandung unsur pencemaran nama baik terhadap Kader kami atas nama Tjhai Chui Mie yang juga merupakan Bendahara PDIP. Berdasarkan pasal 27 ayat 3, kami menemukan sudah ada dugaan pelanggaran undang-undang ITE,” ujar Bambang Setiadi melansir suarakalbar.co.id jejaring suara.com pada Kamis (10/11/2022).
Dirinya mengatakan bahwa setidaknya ada tiga pihak yang telah dirugikan terkait konten FB yang disebarkan oleh Susi Wu.
Pihak pertama, menurutnya adalah Pemerintah Kota Singkawang, kedua adalah Wali Kota Singkawang, dan yang ketiga adalah salah satu kader PDIP.
Sebelumnya, viral video seorang anggota DPRD Singkawang Fraksi NasDem, Susi Wu marah-marah karena rumahnya yang berada di kawasan Komplek Villa Permata Kaliasin Kelurahan Sedau, Singkawang Selatan, Singkawang, Kalimantan Barat, kebanjiran.
Lewat video yang beredar di sosial media Facebook dan dibagikan ulang oleh akun Cia Ka Wen dalam Grup FB Gao Gao Xiao Xiao, terlihat beberapa kompilasi video Susi Wu yang merekam seisi rumah yang tampak terendam banjir setinggi betis orang dewasa tersebut.
Baca Juga: 251 WNI Dideportasi Malaysia melalui Entikong
Dalam video tersebut, Susi Wu merekam kondisi banjir sembari terdengar sangat kesal dan mengomel diduga kepada Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie.
Susi Wu tampak menyayangkan pemerintah setempat yang hanya memikirkan pembangunan untuk mempercantik kota dengan membangun taman dan gerbang yang dinilai tak penting
"Mak nyah itu mana kebanjiran, yang kebanjiran itu kita. Dibilangin jangan sibuk menghias kota, kau cobalah saluran air itu diutamakan. Udah capek kita ngomong prioritaskan anggarannya untuk buka semua saluran, normalisasi sampai ke laut. Gak usah bangun-bangun apalagi mempercantik hal-hal yang tidak perlu, buat apa," ucap Susi Wu kesal.
Selain itu, Susi Wu tedengar sempat memberikan ungkapan kasar dengan memaki sang pejabat yang sedang dibicarakan.
"Dasar sial*n, bod*h benar bikin susah rakyat saja. Hebat apanya? Hebat m*nyet!" maki Susi Wu.
Pada cuplikan lain, Susi Wu terlihat turut secara terang-terangan menyindir Tjhai Chui Mie dengan menyebutkan banjir merupakan hadiah akhir masa jabatan Wali Kota Singkawang tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
251 WNI Dideportasi Malaysia melalui Entikong
-
Pohon Besar di Balai Kota DKI Tumbang Menimpa Polisi dan Dilarikan ke Rumah Sakit Pakai Ambulans
-
Sindiran Menohok Siskaeee Soal Video Syur Kebaya Merah: Konten Prank Bokep Aja Biar Sat Set
-
Heboh Catatan Miris Mahfud MD Sambut Hari Pahlawan: Banyak Pejuang Hukum Bela Koruptor dan Penjahat
-
Gibran Tanggapi Usulan Dirinya Jadi Pendamping Anies: Makasih Bang Rocky Motivasinya
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
4 Cushion Lokal dengan Hasil Setara Foundation Cair Mahal, Praktis dan Ramah di Kantong
-
OJK Terbitkan Aturan Teknologi Informasi Perkuat Keamanan Digital BPR dan BPR Syariah
-
Heboh! Pelajar SMP Diduga Pesta Narkoba di Ruang Kelas Sekolah
-
Banjir Rob Kalimantan Barat Picu Ancaman Hewan Liar Masuk Permukiman, Warga Diminta Waspada
-
TPS Sampah Parit Ngabe Dipindahkan, Dinilai Cemari Lingkungan