Sejumlah pengunjung menikmati pameran arsip di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Barat (Suara.com/Maria)
“Disini mahasiswa terbantu dengan adanya pameran-pameran ini kayak di beberapa tempat lain itu cuma hanya beberapa nama yang dimasukin, tapi kalau di sini itu bener-bener yang di jabarin gitu dari awal kotanya berdiri,” pungkas Nazwa.
Foto: Sejumlah pengunjung menikmati pameran arsip di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Barat (Suara.com/Maria)
Berita Terkait
-
Berawal Setrum Ikan di Sungai, Warga Ketapang Berakhir Tewas Terkubur Dalam Tanah, Begini Kronologinya
-
Apay Janggut Penjaga Kawasan Hutan Sungai Utik Kalbar Raih Penghargaan Gulbenkian Prize For Humanity di Portugal
-
Makna di Setiap Gerak dan Pola Lantai Tari Kecak Bali
-
Kisah di Balik Tiap Gerakan Tari Kecak Bali yang Fenomenal
-
Sejarah Tari Kecak Bali yang Kini Jadi Banyak Disukai Wisatawan
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM
-
Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak
-
BRI Dukung Olahraga dan UMKM, Raih Penghargaan Sports Industry 2026
-
PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut
-
Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama