SuaraKalbar.id - Erlina Norsan, Bupati Mempawah, diketahui mengunjungi Kecamatan Toho, Mempawah, Kalimantan Barat, pada hari Selasa (03/10/2023) lalu, didampingi oleh Panglima Dayak Jilah.
Dalam unggahan yang dibagikan oleh akun Instagram @erlinanorsan.id, terlihat Bupati Mempawah tersebut tampak berjalan bersamaan dengan Panglima Jilah sambil berjalan berdampingan.
Dalam unggahan tersebut, diketahui Erlina mengunjungi Kecamatan Toho dalam rangka kegiatan Gema Bina Bangun Desa (GBBD) yang bertujuan memperkuat daerah.
“GBBD kali ini melibatkan 2 desa, yakni Benuang dan Sambora. Insyaallah kebersamaan yang kita bangun akan memperkuat semangat dalam membesarkan daerah kita Kabupaten Mempawah,” tulis unggahan dalam akun pribadi Bupati Mempawah tersebut.
Dikutip dari Suarakalbar.co.id, jejaring Suara.com, Panglima Jilah diketahui turut menyingung persoalan jalanan di Kecamatan Toho yang ternyata sudah puluhan tahun rusak.
“Sudah berapa puluh tahun ini (kerusakan jalan) memang tidak pernah disentuh ibu (Bupati),” tegas Panglima Jilah.
Kerusakan jalan yang dimaksud oleh Panglima Jilah diketahui mulai dari Jalan Desa Pak Onah, Benuang sampai dengan ke Toho.
“Itu jalan menuju Toho rumah adat, saya mohon perhatian,” tegasnya.
Panglima Jilah menegaskan permintaannya agar Pemerintah Kabupaten Mempawah dapat segera memperhatikan kerusakan jalan di Kecamatan Toho untuk dilakukan perbaikan dan pembangunan.
Baca Juga: Viral Harimau Medan Tantang Panglima Dayak Jilah Tanding di Atas Ring!
“Sekali lagi, saya minta dari simpang ini sampai ke Toho mohon diperhatikan ibu,” ujarnya.
Panglima Jilah turut menyingung bahwa kerusakan jalan tersebut turut membuat ekonomi masyarakat setempat tidak dapat berjalan baik.
“Masyarakat kami bahkan banyak membangun parok di atas bukit, kalau bahasa Indonesia-nya semacam vila kampung,” ujarnya.
Bupati Mempawah berkunjung ke Kecamatan Toho didampingi Panglima Jilah
Berita Terkait
-
Viral Harimau Medan Tantang Panglima Dayak Jilah Tanding di Atas Ring!
-
Bertahun-tahun Jalan Rusak Diabaikan Pemerintah, Warga di Ujung Bandung Barat Ancam Golput
-
BREAKING NEWS: Seorang Warga di Mempawah Ancam Polisi dengan Sajam Gegara Diingatkan Soal Penggunaan Helm
-
Viral Banyak Jalan Rusak, Pemda Klaim Pengerjaan Infrastuktur Jalan Capai 75 Persen
-
Panglima Pajaji Dapat Gelar Panglima Muda dari Keraton Amantubillah Mempawah
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
Terkini
-
7 Sepatu Lari yang Cocok untuk Cuaca Lembap dan Panas di Kalimantan Barat
-
Banjir Rendam Permukiman di Mandor Landak, 60 Rumah Warga Terdampak
-
2.253 Telur Penyu Gagal Diselundupkan ke Malaysia, Modus Pelaku Akhirnya Terbongkar
-
Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM
-
Ribuan Ekstasi dari Jaringan Malaysia Dimusnahkan di Kalbar, Dua Pria Terancam Hukuman Mati