SuaraKalbar.id - Seorang warga Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat Wasrizal (23) dinyatakan hilang terbawa arus sungai Sibau di Kelurahan Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).
"Korban atas nama Wasrizal belum ditemukan dan saat ini masih dalam pencarian, sedangkan dua orang rekannya berhasil diselamatkan," kata Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kapuas Hulu AKBP Hendrawan kepada ANTARA di Putussibau Kapuas Hulu, Minggu 28 Januari 2024.
Wasrizal diduga tenggelam terbawa arus sungai Sibau saat hendak menolong rekannya yang juga terbawa arus di lokasi permandian di tepian sungai Sibau di Jalan Danau Kayan III Kelurahan Putussibau Kota sekitar pukul 17.40 WIB, Sabtu (27/1).
Hendrawan mengatakan dari keterangan sejumlah saksi, peristiwa itu berawal saat Wasrizal (korban) bersama empat orang temannya, yaitu Bujang Syarial,Gilang Pratama, Viola Soniu Kartika, dan Ranti Yusnatika sekitar pukul 17.30 WIB, berangkat menggunakan sepeda motor dari Toko Emas Istana yang berada di depan Hotel Aman Sentosa Kota Putussibau menuju tepian sungai Sibau.
Sebelum kejadian, lima pemuda dan pemudi itu, termasuk korban, sempat berencana membakar ikan di tepian sungai Sibau tersebut. Namun, sebelum membakar ikan, Bujang dan Gilang mandi, saat itu Gilang tergelincir dan terbawa arus.
"Melihat Gilang terbawa arus, Wasrizal turun hendak menolong, saat Gilang sudah bisa tertarik, justru Wasrizal yang terbawa arus sungai dan Viola pun ingin menolong, Viola juga tergelincir terbawa arus," kata Hendrawan.
Melihat kejadian itu, kata Hendrawan, salah satu warga setempat bernama Siria turut serta membantu Viola dan Gilang, sedangkan Wasrizal sudah tidak terlihat lagi, karena terbawa arus sungai.
"Tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap Wasrizal, sejak kejadian pencarian dilanjutkan lagi hari ini," kata Hendrawan.
Atas peristiwa tersebut, Hendrawan mengimbau kepada seluruh masyarakat Kapuas Hulu untuk selalu berhati-hati apabila beraktivitas di sungai atau perairan, utamakan keselamatan, baik itu untuk masyarakat nelayan maupun yang hendak mandi.
Baca Juga: Banjir di Kapuas Hulu Mulai Surut, Namun Desa-desa di Hilir Masih Terendam
"Kondisi arus sungai masih deras, kami imbau berhati-hati dan kami juga turut prihatin semoga korban segera ditemukan," kata Hendrawan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
BRI Raih 4 Penghargaan, Perkuat Komitmen Dukung Digitalisasi dan UMKM
-
BRI Konsisten Buyback Saham untuk Optimalkan Nilai Pemegang Saham
-
Sempat Mangkir, Pamar Lubis Kini Ditahan Polda Kalbar
-
BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional
-
BRI Rayakan Perjalanan 131 Tahun dengan Semangat Kolaborasi dan Kepedulian