SuaraKalbar.id - Calon Presiden Anies Rasyid Baswedan menegaskan komitmennya untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, dengan tujuan melayani kebutuhan masyarakat.
Menurut Anies, Kabupaten Sintang adalah salah satu daerah yang memerlukan perubahan signifikan. Ia berkomitmen untuk memajukan wilayah tersebut setelah bergabung dalam Provinsi Kapuas Raya di masa mendatang.
"Kami tidak ingin masyarakat Kapuas Raya (nama calon provinsi baru di Kalimantan, red) tertinggal terus menerus. Kami ingin Kapuas Raya ini maju dan berkembang, tidak kalah dengan daerah-daerah lain di seluruh Indonesia," ungkap Anies saat berkampanye di bekas Lapangan Terbang Susilo.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menjelaskan bahwa salah satu fokus utama adalah membenahi manajemen pemerintahan di wilayah Sintang.
"Kami ingin pelayanan administrasi pemerintahan lebih efektif dalam melayani masyarakat. Masyarakat memiliki aspirasi tentang Provinsi Kapuas Raya, dan kami dalam visi dan misi menegaskan bahwa ada provinsi di Indonesia yang pengelolaannya tidak setara," tambahnya.
Anies menyoroti ketidaksetaraan dalam pengelolaan provinsi di Indonesia dan menekankan kebutuhan akan perubahan.
"Kami merasakan Indonesia hari ini adalah negeri yang penuh dengan ketidakadilan, ketimpangan, dan ketidaksetaraan. Semua butuh perubahan," ujar Anies. (Antara)
Berita Terkait
-
Sintang Dilanda Banjir, Warga Sampai Gantung Motor di Atap Rumah
-
Banjir Sintang Makin Parah, 3.169 Jiwa Terdampak hingga Jalan Poros Putus
-
Banjir Sintang: Warga Rekreasi di Waterfront Sungai Durian, Camat Khawatir
-
ATM BRI Terdekat Sintang Kalimantan Barat, Lengkap dengan Alamat
-
Anies Baswedan Baca Puisi WS Rendra saat Bertemu Uskup Agung Pontianak
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Transaction Banking BRI Tumbuh Kuat, Perkuat Struktur Pendanaan dan Dana Murah Perseroan
-
Bibit Siklon Tropis 90S Berpotensi Jadi Badai, Ini Peringatan BMKG
-
Gangguan Bicara Bisa Jadi Tanda Masalah Pendengaran Anak, Ini Penjelasan Dokter
-
Rahasia Menjaga Kesehatan-Kebugaran Selama Puasa Ramadan
-
Rahasia Memilih Roti Sehat: Cek 4 Hal Penting Ini Sebelum Membeli