SuaraKalbar.id - Kota Pontianak, Kalimantan Barat, viral di sosial media X pada Kamis (11/04/2024).
Lewat unggahan akun @yvdi_X, warganet tersebut tampak membuat cuitan terkait tata ruang kota tersebut.
"Bukan kota maju, bukan kota metropolitan, and not even in the top 10 best urban planning city, but look at these pedestrian way. I think this is one of Indonesia's most proper. Bisa lah diadu sama kota2 maju tetangga. Ladies and gentlemen, selamat datang di Pontianak," tulisnya memulai cuitan.
Dalam unggahan yang dibagikan, warganet tersebut tampak membagikan sejumlah pedestrian yang diperuntukan untuk pejalan kaki di sekitaran Jalan Ahmad Yani.
"Dan yang pasti surga buat road runner seperti saya," tambahnya.
Menurutnya kondisi jalan yang berada di lokasi tersebut sangat bersahabat untuk siapa saja yang melintasinya.
"Pemerintah tidak melupakan elemen lokal. Motif pada pedestrian itu mengambil motif Tenun Corak Insang khas Melayu Pontianak. Pemilihan materialnya pun dipilih yang tidak licin, bahkan sehabis hujan deras sekalipun. Desain perencanaan yang sangat humanis," jelasnya.
Tak sampai disitu, dirinya bahkan turut memuji konsep kantor Gubernur Kalimantan Barat yang dinilai sangat mementingkan masyarakat karena memiliki jadwal tertentu yang dapat dikunjungi oleh warga sipil.
"Kantor Gubernur Kalbar, di jalan yang sama, juga merenovasi pagarnya sejak beberapa tahun lalu dengan mengedepankan konsep ruang ketiga. Di hari-hari tertentu spt Sabtu-Minggu, pagar ini akan dibuka dan warga yang berolahraga atau plesiran bebas memasuki pendopo yg disediakan," tambahnya.
Baca Juga: 41 Meriam Karbit Sambut Hari Raya Idul Fitri di Pontianak, Ada yang Bikin Horor!
Unggahan tersebut lantas menarik cukup banyak perhatian publik, tak sedikit netizen melemparkan komentar serupa terkait baiknya tata ruang yang ada di Kota Pontianak.
"Baru sekali ke Pontianak, and love the city. Pas ke sana musim hujan, cuaca adem mulu. Jadi gak merasakan panas bedengkang legend itu…," tulis netizen.
"Pernah perjalanan dinas seminggu di pontianak, sebelumnya belum pernah kesana. tapi memang kota ini bikin cepat jatuh cinta sih, (selain panas) banyak aspek tata kota yg membuat kota ini nyaman ditinggali terlebih lagi lokasinya jg dekat ke Malaysia dan Brunei," tulis netizen.
"Pontianak adalah salah satu contoh produk kunjungan kerja dan kerja sama kota yang berhasil. Banyak fasilitas umum yang dinikmati warga sekarang adl hasil belajar dari Kuching, kota tetangga di seberang sempadan. Semoga transportasi umum segera mengikuti.," tambah yang lainnya.
Kontributor : Maria
Berita Terkait
-
41 Meriam Karbit Sambut Hari Raya Idul Fitri di Pontianak, Ada yang Bikin Horor!
-
Pesona Kue Lapis Legit Pontianak, Dinikmati hingga ke Tanah Papua
-
Jelang Lebaran, Penjual Kulit Ketupat Raih Keuntungan hingga Rp 500 Ribu Dalam Sehari
-
Jadwal Imsakiyah Pontianak dan Sekitarnya Hari Minggu 7 April 2024
-
Jadwal Buka Puasa Pontianak Hari Ini Sabtu 6 April 2024
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
Terkini
-
Bulog Kalbar Tingkatkan Penyerapan Gabah di 2026, Stok Beras Dipastikan Aman
-
75 Persen Masjid di Indonesia Bermasalah dengan Pengeras Suara
-
Sejumlah Lahan di Pontianak Diduga Dibakar, BPBD Temukan Ini
-
Peringatan BMKG: Waspada Potensi Karhutla Kalimantan Barat 26 Januari-1 Februari 2026
-
Dirut BRI Tekankan Prospek Fintech Pembayaran dan Penguatan Risiko Lending di WEF 2026