SuaraKalbar.id - Sebuah peristiwa mencengangkan terjadi di Desa Kapur, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, saat pasangan suami-istri berinisial GSK (60) dan KI (43) ditangkap oleh Tim Opsnal Polres Kubu Raya atas tuduhan pencurian di salah satu swalayan setempat.
Kejadian ini terkuak setelah pihak swalayan melaporkan insiden tersebut kepada Polres Kubu Raya.
Aksi keduanya tertangkap kamera CCTV swalayan saat mereka mencuri barang demi mendapatkan uang untuk kebutuhan berjudi online.
Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, menjelaskan bahwa pasangan tersebut ditangkap di kediamannya di Pontianak Timur pada Kamis (25/4/24) lalu, setelah penyelidikan intensif oleh Tim Opsnal.
"Pasangan ini telah melakukan aksi pencurian sebanyak 3 kali yang terekam CCTV swalayan. Akibat perbuatan mereka, pemilik swalayan mengalami kerugian sebesar Rp. 3.972.000," ungkap Ade melalui keterangan tertulis yang diterima suarakalbar.id, Senin (13/5/2024).
Kedua pelaku ditangkap dengan barang bukti berupa barang curian seperti kopi, sabun, dan item lainnya yang akan dijual kembali. Hasil penjualan barang curian tersebut akan mereka gunakan untuk bermain judi online.
Ade juga menjelaskan modus operandi pasangan tersebut. Mereka membeli barang kecil, lalu menyelipkannya ke dalam pakaian mereka sebelum membayar di kasir, agar tidak menimbulkan kecurigaan.
Setelah mengumpulkan cukup barang, mereka menjualnya di Pontianak Timur.
Kini, kedua pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pencurian ini dan dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun.
Baca Juga: Kejati Kalbar Periksa Pj Bupati Kubu Raya terkait Dana Hibah Yayasan Mujahidin Pontianak
Berita Terkait
-
Kejati Kalbar Periksa Pj Bupati Kubu Raya terkait Dana Hibah Yayasan Mujahidin Pontianak
-
7 Rumah di Kubu Raya Rusak Diterjang Angin Puting Beliung
-
Marak Manusia Silver di Kalbar, Pelaku Anak di Bawah Umur
-
Pesan Pemuda di Kalbar usai Curi 5 Unit Motor Demi Judi Online: Berhentilah Main Slot
-
Viral Pemuda Bonceng Tiga Ugal-Ugalan di Pontianak, Tabrak Ibu dan Anak hingga Hampir Dihakimi Massa
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM
-
Ribuan Ekstasi dari Jaringan Malaysia Dimusnahkan di Kalbar, Dua Pria Terancam Hukuman Mati
-
Promo Long Weekend Mei 2026, Bebelac hingga MamyPoko di Indomaret Jadi Andalan Hemat Keluarga
-
Kalimat Terakhir SMAN 1 Pontianak usai Polemik LCC Viral Bikin Publik Tersentuh
-
Sudah Viral karena Protes Juri, SMAN 1 Pontianak Kini Justru Tolak Lomba Ulang LCC