SuaraKalbar.id - Kebakaran yang terjadi di Jalan Atot Ahmad Gang Pajajaran Empat, Pontianak Barat, Selasa siang (04/06/2024), telah meninggalkan duka mendalam bagi para korban yang kehilangan rumah mereka akibat si jago merah.
Iman, salah satu korban kebakaran, merasakan kehilangan yang mendalam setelah rumah kenangan milik orang tuanya, yang telah ia tinggali selama puluhan tahun, habis dilalap api. Saat kejadian berlangsung, terdapat tiga anggota keluarga di dalam rumah.
"Saya sedang di kamar kecil dan merasa hawa panas. Ketika keluar, saya melihat api di atas cukup besar, sehingga saya memberitahu keluarga lain untuk segera keluar," ujar Iman.
Iman menjelaskan bahwa api muncul di bagian atas antara ruang makan dan dapur. Saat berada di kamar mandi, ia mendengar suara letupan-letupan dan merasakan hawa panas dari luar. Melihat api yang membesar, ia langsung bergegas keluar untuk menyelamatkan diri.
"Semua keluarga aman, namun kami tidak sempat menyelamatkan barang-barang, hanya pakaian yang kami kenakan saja," jelasnya.
Menurut Iman, tidak ada aktivitas memasak di dapur pada saat kejadian, dan api muncul dari bagian atas atau plafon. Ia menduga kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik yang menimbulkan percikan api. Mengenai kerugian, Iman belum dapat memperkirakan jumlahnya, namun kerusakan bangunan akibat kebakaran sangat parah.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran dan menilai total kerugian yang dialami oleh para korban. Para warga sekitar diimbau untuk lebih berhati-hati dan memastikan instalasi listrik di rumah mereka dalam kondisi aman untuk menghindari kejadian serupa di masa mendatang.
Berita Terkait
-
Kebakaran Hebat Melanda Kawasan Padat Penduduk di Pontianak Barat
-
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Kapuas Hulu, Warga Diminta Waspada
-
Jembatan Darurat di Dusun Tunang Hulu Ambruk, Arus Lalu Lintas Pontianak-Bengkayang Lumpuh Total
-
Sopir di Sambas Nekat Gasak Uang Puluhan Juta Milik Perusahaan, Kini Mendekam di Sel Tahanan
-
Seorang Bocah Usia 13 Tahun Dilarikan ke Rumah Sakit usai Diperkosa 3 Pria di Bengkayang
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah