SuaraKalbar.id - Polresta Kota Pontianak masih melakukan penyelidikan mendalam terkait insiden jatuhnya seorang wanita berinisial FN (23) dari lantai tiga K-Gym di Jalan Parit Haji Husin II, Pontianak, pada Selasa (18/6/2024) sekitar pukul 13.30 WIB.
Kasat Reskrim Polresta Kota Pontianak, Kompol Antonius Trias Kuncorojati, menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk pemeriksaan kamera pemantau (CCTV) dan pengambilan keterangan dari berbagai saksi.
"Sampai saat ini, serangkaian penyelidikan telah dilakukan pihak kepolisian, dari mulai memeriksa kamera pemantau hingga meminta keterangan dari berbagai saksi," ujar Kompol Antonius pada Kamis (20/6/2024).
Dari hasil pemeriksaan CCTV, polisi menemukan bahwa sebelum FN memasuki tempat kebugaran tersebut, ada seorang wanita yang terlihat membuka jendela kaca di lokasi kejadian.
"Dari kamera pemantau sekitar pukul 12.00 WIB, anggota menemukan ada seorang wanita yang membuka jendela tersebut, dan tepat pukul 13.30 WIB, FN pun menjadi korban insiden tersebut," jelas Kompol Antonius.
Sampai saat ini, polisi telah memeriksa delapan saksi yang terdiri dari sekuriti, pemilik, hingga orang tua korban.
"Kami sudah periksa sekitar delapan orang. Mulai dari security, adik korban, pacar korban, pelapor (ayah korban), pemilik K-Gym, kepala personal trainer, trainer, dan resepsionis," rinci Kompol Antonius.
Selanjutnya, pihak kepolisian akan memanggil wanita yang terlihat membuka jendela sebelum insiden terjadi untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
"Kita juga akan melakukan pemanggilan terhadap wanita yang membuka jendela tersebut sebelumnya," tambahnya.
Baca Juga: Pengunjung Jatuh dari Lantai 3 hingga Tewas, Perizinan K-Gym Pontianak Bakal Diperiksa
Saat ini, Polresta Kota Pontianak terus mengumpulkan barang bukti dan alat bukti lainnya untuk menentukan apakah ada unsur pidana dalam peristiwa ini. Penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap fakta-fakta terkait insiden jatuhnya FN dari lantai tiga K-Gym tersebut.
Berita Terkait
-
Pengunjung Jatuh dari Lantai 3 hingga Tewas, Perizinan K-Gym Pontianak Bakal Diperiksa
-
Ternyata Ini Sosok yang Buka Jendela Gym Pontianak hingga Sebabkan Pengunjung Tewas Terjatuh
-
Pengendara Sepeda Motor Ditangkap di Pontianak karena Bawa Sabu
-
Puskesmas di Pontianak Tolak Pasien Alasan Antrean Habis, Netizen: Sudah Biasa
-
Kronologi Pegawai Honorer BUMN di Pontianak Lakukan Pencabulan Sesama Jenis Terhadap Anak di Bawah Umur
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah