SuaraKalbar.id - Untuk memberikan pelayanan kesehatan maksimal kepada para tahanan dan warga binaan pemasyarakatan (WBP), Rutan Kelas IIA Pontianak melaksanakan program Dokter Keliling (Dokling) pada hari Rabu, 17 Juli 2024.
Kegiatan ini dipimpin oleh dokter klinik Rutan Pontianak yang didampingi oleh tim medis terdiri dari perawat, tenaga administrasi klinik, dan Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Kelas IIA (Ka.KPR) Pontianak, Rinaldi Prasetyo.
Program Dokling ini menyasar seluruh blok hunian untuk memeriksa kondisi kesehatan para tahanan dan WBP. Selain itu, tim medis juga memantau WBP yang mengidap TBC serta menjalani pengobatan OAT (Obat Anti Tuberculosis) di Blok Isolasi.
Kepala Rutan Pontianak, Raja Muhammad Ismael Novadiansyah, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk layanan jemput bola untuk menjaga kesehatan para tahanan dan WBP.
"Kami hadirkan dokter dan tim perawat Rutan Pontianak agar lebih dekat dengan tahanan dan WBP. Biasanya pemeriksaan kesehatan dilakukan di poliklinik, kali ini kami jemput bola ke blok hunian. Kami ingin banyak dari mereka yang bisa memeriksakan kesehatannya tanpa rasa segan," ungkap Raja.
Sementara itu, Kepala KPR Rutan Kelas IIA Pontianak, Rinaldi Prasetyo, menambahkan bahwa selain pemeriksaan kesehatan, pihaknya juga memberikan penyuluhan kepada para tahanan dan WBP mengenai pentingnya menjaga kesehatan tubuh, kebersihan blok dan kamar hunian, serta mengajak mereka untuk selalu menjaga tata tertib.
"Kegiatan Dokling ini merupakan wujud komitmen Rutan Kelas IIA Pontianak dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi para tahanan dan WBP. Dengan pendekatan yang humanis dan mudah dijangkau, diharapkan kesehatan para tahanan dan WBP dapat terjaga dengan baik, sehingga mereka dapat menjalani masa hukuman dengan tenang dan produktif," tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
7 Kedai Kopi Lokal Paling Hits di Singkawang 2026, Ada yang Legendaris Sejak 1955
-
7 Bakso dan Mie Viral di Pontianak 2026, Nomor 4 Jadi Favorit Kuliner Malam
-
Proyek Harita Group Dikebut, Kayong Utara Bersiap Jadi Pusat Industri Alumina dan Aluminium
-
Harga Tabung Gas 12 Kilogram di Ketapang Tembus Rp260 Ribu, Warga Mulai Pangkas Belanja Dapur
-
5 Pondok Pesantren Favorit di Kalimantan Barat untuk PPDB 2026, Lengkap Estimasi Biaya dan Fasilitas