SuaraKalbar.id - Sebagai langkah preventif untuk menghindari praktik judi online di lingkungan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Pontianak, Kepala Rutan Pontianak, Raja Muhammad Ismael Novadiansyah, mengadakan razia mendadak pada Senin, 8 Juli 2024. Razia ini menyasar handphone milik seluruh petugas Rutan.
Razia yang dilakukan setelah apel pagi tersebut bertujuan untuk memastikan tidak ada aplikasi atau riwayat website judi online pada handphone para petugas.
Inisiatif ini sejalan dengan instruksi dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kalimantan Barat, yang menegaskan larangan bermain judi online bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), sesuai dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara.
Kegiatan razia dipimpin langsung oleh Raja Muhammad Ismael Novadiansyah bersama Tim Satops Patnal dan pejabat struktural lainnya.
Dalam operasi ini, Raja secara langsung memeriksa setiap handphone milik petugas tanpa terkecuali, termasuk milik pejabat struktural, staf, maupun regu pengamanan.
Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan indikasi adanya aplikasi atau riwayat judi online pada handphone para petugas.
Meski begitu, Raja tetap menekankan pentingnya menjaga integritas dan tidak mencoba-coba terlibat dalam praktik judi online. Ia mengingatkan bahwa siapa pun yang terbukti bermain judi akan dikenakan sanksi tegas sesuai dengan aturan yang berlaku.
"Bagi seluruh petugas Rutan Pontianak, baik pejabat struktural, staf, maupun regu pengamanan yang kedapatan main judi online, akan saya tindak tegas. Sayangi istri, suami, dan keluarga, jangan sampai merugikan dan mengecewakan mereka," tegas Raja.
Baca Juga: Terlilit Utang untuk Judi Online, Pria Sambas Tikam Debt Collector Hingga Tewas
Berita Terkait
-
Terlilit Utang untuk Judi Online, Pria Sambas Tikam Debt Collector Hingga Tewas
-
2 Karyawan Indogrosir Diringkus Polisi Usai Gelapkan Barang Perusahaan Senilai Rp317 Juta untuk Judi Online
-
Suami-Istri di Pontianak Nekat jadi Pencuri demi Bermain Judi Online
-
Pesan Pemuda di Kalbar usai Curi 5 Unit Motor Demi Judi Online: Berhentilah Main Slot
-
Guru Honorer di Palangka Raya Kecanduan Judi Online hingga Tega Korbankan Ibu dan Adik Sendiri
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Mantri BRI Buka Akses Perbankan hingga Pegunungan Toraja
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Pasang Rating BBRI Jadi Overweight, Ini Alasan JPMorgan Berikan Sinyal Positif
-
BRI Perkuat UMKM Eks Pekerja Migran Indonesia Lewat KUR dan Pelatihan Purna Migran
-
Ini Dedikasi Mantri BRI di Sumatera Utara: Menembus Batas Pelosok Demi UMKM Naik Kelas