SuaraKalbar.id - Hingga akhir Juli, proses pemadaman kebakaran hutan dan lahan di sejumlah titik di Kalimantan Barat masih terus berlanjut. Menurunnya curah hujan yang masih terjadi memperburuk situasi, terutama di wilayah Kabupaten Kubu Raya.
Menurut data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kubu Raya, kebakaran hutan dan lahan telah terjadi di tiga kecamatan, yakni Sungai Raya, Sungai Kakap, dan Rasau Jaya.
Api masih muncul di ketiga kecamatan tersebut. Kepala BPBD Kubu Raya, Herry Purwoko, mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan dua titik kebakaran di masing-masing kecamatan.
"Adanya angin membuat lokasi kebakaran terus meluas," kata Herry.
Herry menjelaskan bahwa luas lahan yang terdampak mencapai sekitar 65 hektar. Upaya maksimal yang telah dilakukan petugas gabungan berhasil mencegah perluasan lebih lanjut.
"Data sementara sudah 65 hektare, dan diharapkan tidak terus meluas agar tidak menimbulkan asap yang sudah muncul pada malam dan dini hari," jelasnya.
Namun, sulitnya sumber air menjadi kendala besar dalam pemadaman. Kencangnya angin sejak siang hingga malam hari menyulitkan pemadaman sehingga lahan terus meluas dan nyaris mendekati pemukiman penduduk.
Herry juga menambahkan bahwa lahan yang terbakar tersebut merupakan areal gambut, yang kering akibat tidak adanya hujan selama 15 hari terakhir. Tinggi muka air tanah diperkirakan berada pada posisi 30-39 sentimeter di bawah permukaan gambut, yang semakin memperparah kondisi.
Sejak Jumat (19/7) hingga Selasa (23/7), BPBD mencatat bahwa luas hutan dan lahan yang terbakar hampir mencapai 50 hektare, dengan sekitar 30 hektare di antaranya merupakan lahan gambut dan mineral. Kebakaran ini bahkan sudah mendekati permukiman warga.
Baca Juga: Kebakaran Lahan Gambut di Kubu Raya: Sulitnya Akses Air Hambat Pemadaman
"Terpaan angin yang kencang turut mengakibatkan kebakaran lahan di Kabupaten Kubu Raya tidak terhindarkan dan cenderung meluas. Merambat cepat setelah api di Kecamatan Kakap dan Limbung berhasil dikendalikan, saat ini sudah sampai masuk Kecamatan Rasau Jaya dan Kecamatan Sungai Raya," tambah Herry.
Petugas masih terus berjibaku di lokasi kebakaran untuk melokalisir api agar tidak semakin mendekati permukiman warga. BPBD terus berupaya untuk mengendalikan situasi meski dihadapkan pada berbagai kendala, terutama sulitnya mendapatkan akses air untuk pemadaman. Upaya maksimal terus dilakukan untuk menjaga keselamatan warga dan mencegah perluasan kebakaran lebih lanjut.
Berita Terkait
-
Kebakaran Lahan Gambut di Kubu Raya: Sulitnya Akses Air Hambat Pemadaman
-
Truk Tangki Terguling di Kubu Raya, Kerugian Mencapai Rp 30 Juta
-
Kalbar Dilanda Kabut Asap Karhutla, Dinas Kesehatan Siapkan Rumah Oksigen untuk Warga
-
6 Karyawan PT. SJP Ditangkap Polisi Akibat Penggelapan 25 Karung Pupuk NPK Blue
-
Kebakaran Hutan dan Lahan di Kubu Raya: Warga Mengungsi Akibat Asap Pekat
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Penggeledahan KSOP Ketapang Berlanjut, Kejati Kalbar Dalami Dugaan Korupsi Ekspor Bauksit
-
Waspada Superflu, Masyarakat Sambas Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan
-
2 Ruko di Pasar Selakau Kalbar Terbakar, Diduga Ini Penyebabnya
-
Inflasi Kalimantan Barat Desember 2025 Capai 1,85 Persen
-
5 Tips Perawatan Kulit Traveler di Musim Hujan agar Tetap Sehat dan Terlindungi